Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dinas Peternakan Sidak Pedagang di Kebayoran Lama

Ray Jordan , Jurnalis-Rabu, 03 Agustus 2011 |05:21 WIB
Dinas Peternakan Sidak Pedagang di Kebayoran Lama
Sidak hati sapi oleh petugas. (Foto: Saladin/global TV)
A
A
A

JAKARTA- Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Kota Jakarta Selatan menggelar inspeksi mendadak terhadap penggunaan formalin pada ayam di Pasar Kebayoran Lama Jakarta Selatan pagi ini.  
"Hari ini kita melakukan sidak bagi pedagang ayam yang tujuannya untuk melindungi masyarakat dari peredaran ayam berformalin," kata Chaidir Taufik, Kepala Sudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2011).
 
Inspeksi mendadak (Sidak) ini dimulai sekira pukul 4.20 WIB dibagi dalam 2 tim yang langsung menyisir pedagang ayam di pasar Kebayoran Lama. Menurut Chaidir, sidak langsung ke pasar ini sudah rutin dilakukan tiap 3 bulan.
 
Namun sidak kali ini dilakukan Sudin Peternakan dan Perikanan bekerjasama dengan Laboratorium Kesehatan Masyarakat Veterani (Labkesmavet) yang langsung menurunkan mobil laboratoriumnya ke lapangan.
 
"Kita bagi dalam 2 tim, satu di dalam, satu di luar dan langsung ambil sampel ke pedagang ayam. Biasanya kita ambil sampel kemudian kita bawa pulang ke labkesmavet, namun kali ini kita bawa langsung mobil laboratoriumnya agar prosesnya cepat dan bisa dibuktikan langsung di depan pedagang ayam tersebut," lanjutnya.
 
Chaidir mengatakan jika terbukti bersalah, parapedagang akan diberi surat peringatan.
 
"Jika terbukti bersalah, para pedagang tersebut akan diberikan surat peringatan dalam 3 tahap langsung ketika hasil labnya keluar. Makanya kita bawa langsung laboratoriumnya," tandasnya.

(Taufik Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement