BANDUNG - Seorang narapidana wanita di Lapas Wanita Sukamiskin Bandung, Jawa Barat, ditemukan tewas di ruang isolasi. Napi bernama Silvy Kartika (35) diduga korban tewas akibat penyakit kanker usus yang dideritanya.
Kanit Reskrim Polsek Arcamanik AKP Widi Margono menyebutkan, dugaan tersebut muncul dari keterangan pihak lapas dan penghuni tahanan lainnya.
"Untuk sementara, korban tewas akibat penyakit kanker usus," ujarnya kepada wartawan di Lapas Sukamiskin Bandung, Minggu (18/9/2011).
Korban, kata Widi, merupakan terpidana kasus narkoba tewas Sabtu 17 September sekira pukul 22.00 WIB. Jenazah korban lansung dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.
"Sejak semalam kami sudah mendapat informasi terkait hal ini, namun baru hari ini kami minta keterangan kepada pihak Lapas," katanya.
Widi menjelakan, korban telah lama mengidap kanker usus. Dia menyebutkan, usus korban sudah tidak ada sehingga pengeluaran (BAB) lewat perut. Korban juga tengah menjalani perrawatan di ruang isolasi lapas.
"Kami masih dalami kasus ini," tegasnya. Sebab, sambungnya, pada 27 Juli 2010 lalu seorang penghuni Lapas Sukamiskin, Cecem bin Adam (58) ditemukan tewas gantung diri.
Menurut informasi, Cecem adalah napi Lapas Sukamiskin, Bandung. Diduga, tepidana kasus pemerkosaan itu tewas bunuh diri karena keluarganya tidak mau menerimanya kembali.
Sementara Silvy merupakan terpidana kasus Narkoba. Warga Matraman, Jakarta Timur ini divonis hukuman penjara selama 10 tahun. Sementara itu, pihak Lapas Wanita enggan memberikan komentar terkait peristiwa nahas ini.
(TB Ardi Januar)