JAKARTA- Murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01, Makasar, Jakarta Timur, dimintai sumbangan pengadaan Air Conditioner (AC) untuk di ruang kelas.
Wawan (36), orang tua siswa membenarkan adanya pungutan untuk pengadaan AC tersebut. "Ya ada pungutan, jumlahnya sebesar Rp 110 ribu,"tuturnya saat ditemui wartawan, Jumat (14/10/2011).
Menurut Wawan sumbangan itu dimintai tanpa adanya surat edaran dari pihak sekolah. "Anak saya bilang ada sumbangan untuk pengadaan AC," paparnya.
Wawan menjelaskan dengan adanya sumbangan pengadaan AC ini, saya sangat keberatan. "Karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan, dan anak saya ada dua orang yang bersekolah di situ,"tuturnya.
Menanggapi hal ini Ketua Komite Sekolah SDN 01 Makasar, Sri Wellasi mengatakan kemarin kita sudah adakan pertemuan dengan pihak wali murid untuk kepentingan pendidikan. "Ide itu berawal dari wali murid,"katanya.
Menurut Sri pungutan ini sebesar Rp100 ribu, dan dapat dicicil selama tiga kali dengan tenggat akhir pada bulan Oktober. "Uang tersebut akan dibagi untuk pengadaan AC, listrik, dan peralatan drum band,"ungkapnya.
Ditambahkannya, untuk wali murid yang tidak mampu akan mendapatkan kompensasi, dengan adanya subsidi silang. "Kebutuhan AC untuk 11 ruang kelas, dan ada sepertiga murid mampu perkelasnya, lagi pula pihak sekolah sudah setuju maka kami laksanakan,"terangnya.
"Nantinya dengan bertambahnya beban listrik, maka sumbangan setiap Jumat akan dialokasikan untuk bayar listrik biasanya per seribu,"kata Sri.
Untuk adanya sumbangan setiap Jumat yang akan dialokasikan pembayaran beban listrik, Sri menegaskan kita belum punya dana untuk bayar. "Jadi sumbangan itu akan dialokasikan untuk bayar listrik," tambahnya.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.