MALANG - Keluarga Ilham, bocah enam tahun yang terbakar karena dipasung, menolak jika ayah korban dijeblokskan ke penjara. Ilham dipasung karena hiperaktif.
Nahas, saat dipasung kamar Ilham terbakar sementara dia tidak bisa melarikan diri karena dipasung. Keluarga menolak dengan alasan faktor ekonomi dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah.
Meski didera masalah ekonomi ayah korban, Suhaebi (36), warga Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, sebenarnya sangat menyayangi Ilham.
Belakangan diketahui Suhaebi rela berutang demi membelikan sepeda untuk anaknya yang hiperaktif itu. Sepeda itu kini dititipkan di rumah tetangganya.
Said, sang tetangga, Selasa (18/10/2011), mengatakan dengan sepeda itu, Suhaebi berharap Ilham tidak lagi bermain ke tempat yang membahayakan. Maklum, korban dua kali nyaris tenggelam dan dua kali nyraris tertabrak mobil saat bermain. Inilah yang membuat Suhaebi akhirnya tega memasung anaknya di kamar.
Said mengaku sudah mencoba mengingatkan agar Suhaebi tidak memasung Ilham. Namun Suhaebi tidak mungkin terus menemani anaknya karena harus mencari uang dengan menarik becak, sementara dua kakaknya bersekolah.
Dia pernah memergoki pelaku dua kali mengikat kaki anaknya dengan rantai besi yang biasa digunakan mengunci becaknya. Meski sempat ditegur, Suhaebi mengaku memiliki cara lain untuk meninggalkan anaknya.
Adik ipar Suhaebi sudah mengirim surat pernyataan kepada polisi yang berisi keberatan jika pelaku diberi sanksi hukum. Keluarga menganggap peristiwa itu sebagai musibah.
Sementara itu karena keterbatasan peralatan medis, korban akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Kaki kiri Ilham kaku karena hangus terbakar. Bagian punggung ke bawah hingga kaki kanan melepuh.
Peristiwa kebakaran terjadi pada Senin siang kemarin. Saat kejadian, Suhaebi sedang menarik becak sementara dua kakaknya sekolah. Kejadian ini diketahui oleh Taufiq, salah seorang kakak korban, sepulang sekolah. Dia pingsan mendapati adiknya mengalami luka bakar parah.
(Tutus Sugiarto/SUN TV/ton)