Paku Buwono X Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

|

BRA Mooryati Soedibyo (Foto: Istimewa)

Paku Buwono X Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional

JAKARTA- Mantan Wakil Ketua II Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mooryati Soedibyo mengaku senang dan bangga dengan ditetapkannya sang kakek Sri Susuhunan Paku Buwono X sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berkenaan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Anugrah tersebut akan diterima langsung oleh Mooryati selaku cucu dari Paku Buwono X dan Gunawan Sumodiningrat sebagai cicitnya besok 8 November 2011 pukul 11.00 WIB di Istana Negara Jakarta.

Kata Mooryati, gelar kehormatan ini sangat disyukuri dan dibanggakan oleh kerabat dan sentono dalem Karaton Surakarta Hadiningrat, masyarakat Surakarta serta Jawa Tengah pada umumnya.

Menurut Mooryati, setidaknya ada lima alasan yang membuat Paku Buwono X pantas dianggap sebagai pahlawan nasional, yakni aktif dalam perjuangan pergerakan nasional, pelopor pembangunan sosial-ekonomi, pendidikan rakyat, pembentukan jati diri bangsa dan berperan dalam integrasi nasional.

Peran Paku Buwono X, dalam pergerakan nasional, sambung Mooryati, dilakukan dengan mendukung para pelopor perjuangan kemerdekaan melalui pemberian fasilitas, materi, keuangan dan moral. Selain itu, Paku Buwono X terbukti membantu pergerakan Budi Oetomo dan pendirian Serikat Islam.

“Ia juga menyiapkan putera-putera dan menantunya serta sentono dalem yaitu Koesoemojoedo, Hadiwidjaja, Soerjomihardjo, RMA Woerjaningrat dan lain-lain untuk aktif berperan dalam kedua organisasi tersebut,” paparnya.

Tak hanya itu, kata Mooryati, Paku Buwono X juga mewariskan sarana dan prasarana publik yang masih kokoh dan bisa dinikmati masyarakat hingga saat ini, seperti stadion terbesar dan termegah bertaraf internasional yang dibangun pada tahun 1933 yaitu Stadion Sriwedari, Tugu Lilin sebagai tugu peringatan pergerakan kaum muda, Taman Hiburan Kebonrojo Sriwedari, Pasar Gede Hardjonagoro, Stasiun Balapan, Jembatan Jurug, dan lain-lain.

“Di bidang pendidikan, Paku Buwono X telah membangun sekolah umum, madrasah Mambaul Ulum dan Jamsaren untuk menghapus buta aksara dan kebodohan,” katanya.

Paku Buwono X juga aktif dalam pembentukan jati diri bangsa yang dilakukannya dengan memberikan beasiswa untuk menyiapkan putera-putera terbaik bangsa dimana berperan dalam penyiapan dan pengisian kemerdekaan Indonesia.

Sedangkan, lanjutnya,  dalam hal integrasi nasional, Paku Buwono X secara reguler mengunjungi dan melakukan hubungan dengan berbagai lapisan masyarakat di daerah Maluku, Nusa Tenggara Barat, Bali, Madura, Banjarmasin, Makassar, Lampung, Palembang, Riau, dan Medan.

"Dalam setiap kunjungannya tersebut Ia selalu membangkitkan semangat kebangsaan serta menekankan arti penting kesadaran multikulturalisme, toleransi dan kebersamaan," tutupnya. (sus)

(ded)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Janda Diperas Gara-Gara Foto Bugil di Facebook