tragedi sukhoi

Makna Pahlawan Bagi Seorang Guru Sudah Luntur

Misbahol Munir - Okezone
Sabtu, 12 November 2011 11:12 wib
ilustrasi (blogspot)
ilustrasi (blogspot)

JAKARTA - Seorang pensiunan guru, M Amir Hamzah tidak sepakat dengan penyebutan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Bagi dia, saat ini guru tak lagi mengajarkan nilai-nilai kebaikan.

"Saya sangat sedih dengan lagu ‘hymne guru’ yang menyebut pahlawan tanpa tanda jasa. Apa jadinya kalau dibilang pahlawan saat ini," ujar Amir saat diskusi Polemik Sindo Radio bertema 'Apa dan Siapa Pahlawan', di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (12/11/2011).

Apa jadinya, kata dia, jika semua guru menjadi pahlawan, sebab maling pun memiliki guru. "Menjadi maling pun ada pendidikannya," pungkasnya.

Menurut dia, saat ini makna pahlawan mengalami penurunan dan penyempitan. Baginya jika seorang atlet dan penyanyi menjadi pahlawan, betapa banyaknya pahlawan yang dimiliki negara. Padahal kata dia, mereka bekerja sesuai dengan tugasnya. Sama halnya dengan guru.

Pahlawan itu, menurutnya adalah mereka yang berjuang dan berdedikasi terhadap kebaikan. Dan mereka disebut pahlawan setelah masa hidupnya lewat. Dan itu penilaian datang dari orang lain.

"Semua atlet, penyanyi muncul terus. Apa jadinya kalau muncul terus. Jangan dianggap kalau komunitas bisa menilai kelompoknya sendiri terus lantas dipanggil pahlawan," jelas Amir.





(amr)

  • Edi A Junaedi S.Pd » 0 Tanggapan
    Guru di era sekarang ini tidaklah semulia jaman perjuangan dahulu Guru di jaman sekarang ini hanyalah suatu jabatan/propesi yang ujung-ujungnya untuk mencari napkan semata . Pahlawan tidak mendapatkan Gaji. Tunjangan jabatan, Insentif dan sejenisnya, bahkan banyak Guru yang memiliki Mobil mwh. Seorang pahlawan adalah orang yang sangat sahaja dalam melakukan baktinya tidak mengharapkan imbalan uang sepeserpun bahkan ia korbankan apa yang dimilikinya untuk kepentingan Bangsa dan Negara.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • irfan » 0 Tanggapan
    Yg pntas mendapat gelar PAHLAWAN bukan seorang atlet,artis apa lagi para MENTERI atau DPR. Tp yg AMAT SUWANGAT PANTAS ialah para orang-orang MISKIN.karna dia menahan hidup di NEGARA INDONESIA RAYA ini dgn JIWA RAGA.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dian Arta » 0 Tanggapan
    bagaimna guru bis jadi pahlawan........ lawong mau jadi guru udah habis puluhan juta..... SK bisa turun, ....... sekian .juta,... penempatan ... sekian juta,...... Wal hasil, saat berangkat kesekolah........dalam benaknya yg terpikir........dapat berapa juta hari ini.... untuk mengembalikan.... duit-2 yg telah leluar unt suap-2........ kalau dak nyuap yaaa betul-2 dak kerja...... "Pahlawan".........jaaaauuuuuhhh se X X X X X X
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bunda » 0 Tanggapan
    Dg atau tanpa gelar pahlawan, baik dg tanda jasa maupun tanpa tanda jasa, aku akan ttp memberikan yg terbaik buat murid2ku. Krn hnya itu yg aku bsa lakukan untk bangsa ini. Bagi ksabaran dan keiklasan dlm mnjalankn tugas lebih utama drpd gelar pahlawan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • DIANA » 0 Tanggapan
    harus nya mereka meng hormati guru karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa homrat ehh salah hormat grak
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.