Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penutupan Sekolah, Komnas HAM Segera Surati PT KAI

Dwi Afrilianti , Jurnalis-Jum'at, 18 November 2011 |16:09 WIB
Penutupan Sekolah, Komnas HAM Segera Surati PT KAI
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Komnas HAM akan meminta PT Kereta Api Indonesia untuk memberikan ruang bagi operasional sekolah Katalonia Smart Hut. Permintaan itu akan disampaikan Komnas HAM lewat surat kepada PT KAI.
 
Menurut Komnas HAM, aset milik PT KAI adalah aset negara yang pemfungsiannya seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan umum.
 
"Akan sesegera mungkin bersurat kepada PT KAI yang isinya meminta KAI untuk memberikan ruang bagi warga ini memanfaatkan rumah-rumah yang kosong di sana, yang sekarang digunakan untuk kepentingan pribadi, padahal milik negara," ujar Komisioner Komnas HAM, Johny Nelson Simanjuntak kepada wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta, Jumat (18/11/2011).
 
Sebelumnya, sekolah Katalonia Smart Hut yang berlokasi di salah satu rumah aset PT KAI, Jalan Manggarai Utara VI/F10, Jakarta Selatan itu, terancam ditutup oleh PT KAI. Hal tersebut lantaran masa kontrak rumah telah habis.
 
Padahal, sekolah Katalonia Smart Hut saat ini telah memiliki 200 siswa dari kalangan kurang mampu dan anak jalanan. Sekolah itu menyelenggarakan program PAUD, TK, serta Bimbingan Belajar untuk anak SD.
 
Johny mengatakan, pihaknya akan membawa isu rencana penutupan sekolah Katalonia hingga ke tingkat Dinas Pendidikan DKI dan Gubernur.
 
"Karena ini terkait isu hak atas pendidikan di DKI, apa tanggung jawab Walikota dan Gubernur," katanya.
 
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mendorong elemen sosial, khususnya mahasiswa, untuk memperjuangkan hak pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement