Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ajak Demo, Buruh di Batam Sweeping Kawasan Industri

Kemas Irawan Nurrachman , Jurnalis-Jum'at, 25 November 2011 |10:27 WIB
Ajak Demo, Buruh di Batam <i>Sweeping</i> Kawasan Industri
Ilustrasi, demo penolakan KTT di Bali (Foto: Rohmat/okezone)
A
A
A

BATAM- Janji buruh mengerahkan massa hari ini untuk menggelar aksi unjuk rasa ternyata bukan isapan jempol belaka. Sejak pagi tadi, puluhan buruh melakukan sweeping terhadap buruh di kawasan instrustri Batam Centre untuk diajak berdemonstrasi.

Karin, salah seorang buruh, mengaku dirinya terpaksa dipulangkan paksa pemilik pabrik. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan para buruh yang tetap bekerja di pabrik.

“Saat mereka datang, semua mesin langsung dimatikan. Karena para pendemo mengancam akan merusak pabrik jika tetap melakukan aktivitas produksi,” kata Karin saat dihubungi okezone, Jumat (25/11/2011).

Bahkan saat melakukan sweeping, para buruh tidak segan-segan melakukan pengecekan hingga bagian produksi. “Kami disuruh sembunyi untuk menghindari aksi unjuk rasa,” tuturnya.

“Bos kita juga berbohong kepada para buruh yang ingin berdemo kalau para buruh sudah jalan. Kita kemudian diminta pulang ke rumah dengan tidak bergerombol,” tuturnya.

Aksi unjuk rasa buruh ini dilakukan sejak Rabu 21 November lalu. Para buruh mendesak Pemerintah Kota Batam untuk menyetarakan Upah Minimum Kota Batam.

Karena dinilai tidak ada jawaban dari pihak pemerintah kota, para buruh terus melakukan aksi unjuk rasa. Bahkan dalam aksi demo kemarin, empat buruh dikabarkan sempat diamankan karena diduga menjadi provokator.

Tidak hanya itu, massa yang kecewa bahkan melakukan aksi bakar sejumlah pos keamanan dan pengerusakan sejumlah pos polisi di Kota Batam. Bahkan beberapa mobil dan motor juga menjadi bulan bulanan massa.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement