JAKARTA - Ratusan buruh demo di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, Jakarta, Kamis (7/5/2026). Massa tampak asyik berjoget bergandengan tangan sambil menyanyikan yel-yel hingga membakar flare berwarna hijau dan merah.
Berdasarkan pantauan, ratusan buruh masih berunjuk rasa di depan Gedung Kemnaker RI. Sementara sebanyak 10 orang perwakilan buruh masih mediasi dengan pihak Kemenaker.
Sambil menunggu, meski diguyur hujan, para buruh tetap semangat berorasi secara bergantian dari atas mobil komando. Saat hujan reda, para buruh bahkan berjoget-joget bergandengan tangan sambil menyanyikan yel-yel tentang buruh.
Mereka juga menyalakan flare berwarna merah dan hijau membuat suasana semakin meriah. Polisi tampak melakukan pengamanan aksi demo dan mengatur arus lalu lintas di jalan depan Kemnaker RI mengantisipasi kemacetan.
Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Suparno menyebutkan, para buruh berdemo meminta Permenaker No 7 tahun 2026 tentang pekerja alih daya dihapus lantaran merugikan para pekerja. Aturan itu juga disebutnya berpotensi menimbulkan korupsi di mana-mana. Terlebih, Presiden RI, Prabowo Subianto telah setuju tentang penghapusan sistem kerja outsourcing.
"Di dalam Permenaker 07 Pasal 5 itu memberikan cek kosong kepada Dinas Tenaga Kerja wilayah setempat karena perjanjian antara perusahaan alih daya dan pemberi kerja itu hanya dicatatkan di Dinas Tenaga Kerja. Pasal 3 ayat 2 huruf E itu akan menjadi kemenangan dinas tenaga kerja kabupaten kota setempat, inilah memberikan cek kosong atau akan berpotensi korupsinya sangat besar," ujarnya pada wartawan, Kamis (7/5/2026).
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.