tragedi sukhoi

Polri Dalami Jaringan Pelaku Penembakan di Aceh

Rizka Diputra - Okezone
Selasa, 17 Januari 2012 15:16 wib
Kadiv Humas Polri Saud Usman Nasution (Foto: Dok Okezone)
Kadiv Humas Polri Saud Usman Nasution (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Polisi kembali menangkap seseorang yang diduga terkait dengan insiden penembakan di areal PT JIM Mulya, Aceh beberapa waktu lalu.

"Ya yang di Jim Mulia," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution di Mabes Polri, Selasa (17/1/2012).

Saud mengaku tengah mendalami keterkaitan jaringan pelaku penembakan di beberapa tempat di Aceh beberapa pekan belakangan. "Dari pemeriksaan selongsong dan proyektil itu, ada keidentikan di beberapa TKP, nanti akan kita dalami," kata Saud.

Dia juga membenarkan adanya keterkaitan antara sejumlah penembakan yang terjadi di bumi Serambi Makkah ini. "Iya, nanti kalau sudah tertangkap baru kita sampaikan, saat ini jelas ada keidentikan. Kita sudah mengidentifikasi beberapa pelaku yang terkait, dalam waktu ini, mudah-mudahan bisa tertangkap," tutupnya.

Sebelumnya, jajaran kepolisian berhasil membekuk dua dari empat pelaku penembakan di PT JIM Mulya pada tanggal 4 Desember 2011 lalu. Pelaku berhasil dibekuk pada 29 Desember 2011. Selah seorang pelaku penembakan adalah M Alias T bin AR (20), seorang petani yang beralamat di Hutabalang Kab Duren.

Insiden penembakan terhadap warga sipil tak hanya terjadi di PT JIM Mulya. Selain itu juga terjadi penembakan terhadap tiga pekerja bangunan sekira pukul 19.05 WIB. Ini merupakan peristiwa penembakan keempat dalam sepekan terakhir di Aceh.

Penembakan pertama terjadi pada 31 Januari 2011 malam terhadap pada pekerja penggalian kabel optik Telkomsel di Gampong Blang Cot Tunong, Jeumpa, Bireun. Tiga di antaranya meninggal dunia dan tujuh menderita luka.

Di waktu yang tidak berjauhan, Wagino alias Dimas, penjaga toko boneka di Kawasan Ilie, Ulee Kareng, Banda Aceh, juga ditembak mati orang tak dikenal. Selang sehari, pada 1 Januari 2012, dua warga Seurukey, Lampahan, Aceh Utara, juga menjadi korban saat mereka berada di warung kopi. Seorang tewas dalam penembakan itu.

(ded)