JAKARTA - Ketua Dewan Transportasi Jakarta, Azas Tigor Nainggolan menilai, penggunaan bola beton untuk mengusir penumpang di atas atap kereta, kurang efektif karena tidak menjawab masalah.
"Melihat keputusan yang dilakukan PT KAI, terlihat mereka sudah kalap atau kalah dari penumpang yang naik diatas atap," ujar Azas kepada Okezone, Rabu (18/1/2012).
Ia menjelaskan pemasangan bola beton tersebut, malah membahayakan keselamatan penumpang. "Pemerintah seharusnya menjaga penumpang bukan melukainya," jelasnya.
Menurutnya ada beberapa solusi yang bisa digunakan, seperti sterilisasi stasiun dengan hanya memperbolehkan penumpang bertiket yang masuk dan meningkatkan daya angkut kereta api.
"Kebanyakan para penumpang nekat naik ke atas karena jadwal kereta yang terbatas dan takut telat sampai kantor," terangnya.
Selain itu, perlu juga dikenakan denda ditempat terhadap atapers yang masih mencoba naik di atas atap kereta. "Denda itu harus rasional, sekira Rp 200 sampai 250 ribu," ungkap Azas.
(Amril Amarullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.