Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

DPR: Citra Lion Air Rusak, Bakal Ditinggal Pelanggan

Ferdinan , Jurnalis-Minggu, 05 Februari 2012 |08:59 WIB
DPR: Citra Lion Air Rusak, Bakal Ditinggal Pelanggan
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Terulangnya kasus tertangkapnya pilot Lion Air yang menggunakan narkoba disesalkan DPR. Komisi Perhubungan DPR menyebut kasus ini telah mencoreng citra Lion Air.

"Kami sangat prihatin, kejadiannya terulang lagi padahal belum sebulan dari penangkapan pilot Lion Air di Makassar. Kasus ini harus ditanggapi serius oleh Kementerian Perhubungan," kata Wakil Ketua Komisi Perhubungan DPR Muhidin Mohamad Said kepada okezone, Sabtu (4/2/2012) malam.

Terulangnya kasus ini, kata Muhidin menunjukkan lemahnya pengawasan maskapai terhadap kru pesawat. "Ini merusak citra dan akan merugikan maskapai. Banyak pelanggan yang akan pindah berpikir ulang menggunakan jasa Lion Air bila manajemen maskapai tidak tegas terhadap kasus semacam ini," tegas dia.

Karena itu, Komisi Perhubungan akan kembali memanggil Direksi Lion Air dalam rapat kerja di DPR, Selasa, 7 Februari pekan depan. Pekan lalu, DPR sudah memanggil Direksi Lion Air dan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan membahas kasus tertangkapnya pilot LIon Air di Makassar pada 10 Januari 2012 lalu.

"Miris jadinya karena baru saja dipanggil, kejadiannya terulang lagi. Maskapai harus bertanggung jawab melakukan evaluasi menyeluruh. Kami juga meminta Dirjen Perhubungan Udara memformulasikan sanksi bagi maskapai," imbuhnya.

Pilot Lion Air berinisial SS ditangkap saat pesta sabu-sabu di Hotel Garden Palace, Jalan Yos Sudarso, Surabaya. Pilot S ditangkap setelah razia yang digelar oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) sekira pukul 02.00 WIB, Sabtu, 4 Februari dini hari. Dari penangkapan itu berhasil didapatkan barang bukti sabu seberat 0,04 gram.

(Ferdinan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement