Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ical Ingatkan Kader Golkar Tak Ikut Politik Transaksional

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Sabtu, 11 Februari 2012 |13:41 WIB
Ical Ingatkan Kader Golkar Tak Ikut Politik Transaksional
Aburizal Bakrie (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA- Kader Partai Golkar diingatkan untuk tidak melakukan hal kotor dalam berpolitik. Salah satunya dengan melakukan transaksi politik dan menghalalkan segala cara.

“Saya menegaskan agar seluruh kader Partai Golkar dimanapun berada, agar menjauhkan diri dari politik transaksional dan pragmatisme politik,” kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dalam pembukaan orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Sabtu (11/2/2012).

“Karena jika itu dilakukan dapat menurunkan derajat demokrasi substansional menjadi demokrasi transaksional, serta menjadikan politik sebagai permainan kotor, tidak bermartabat, dan merusak moral bangsa", lanjut pria yang kerap disapa Ical ini.

Pasalnya saat ini, Golkar diunggulkan oleh sejumlah lembaga survei. Hasil tersebut diharapkan semakin positif hingga menjelang 2014 mendatang.

“Elektabilitas Partai Golkar berdasarkan survei lembaga independen semakin naik. Naiknya angka elektabilitas tersebut hendaknya dibaca sebagai pertanda bahwa rakyat menaruh harapan besar kepada Partai Golkar,” tuturnya.

“Oleh karena itu, kita harus menjawab kepercayaan rakyat dengan menerapkan politik kebangsaan yang berlandaskan Pancasila. Sehingga melahirkan fungsionaris partai yang memiliki etos juang tinggi ,dan berani memberikan pendidikan politik serta pencerahan kepada masyarakat,” paparnya.

Meski demikian, Ical tidak sepakat jika politisi sebagai pihak yang menyebabkan sejumlah permasalahan di Indonesia.

“Politisi merupakan part of problem, bukan sebagai part of solution. Jika selama ini ada ada kritik tentang kwalitas sebagian anggota DPR maka yang harus diperbaiki adalah sumbernya, yakni partai politik."

Turut hadir dalam acara tersebut di antaranya Bambang Soesatyo, Nurul Arifin, Idrus Marham, Azis Syamsuddin, Marcus Mekeng, dan sejumlah fungsionaris Golkar lainnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement