MADURA - Markasan, warga Desa Ambender, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencoba bunuh diri dengan mencabik perutnya sendiri hingga ususnya terburai. Kejadian tersebut pada hari Selasa (14/2/2012) malam.
Kejadian tersebut diduga karena korban teringat anaknya yang meninggal enam tahun silam. Hal itu dibenarkan oleh salah seorang kerabat korban, Faisal, lelaki yang berprofesi sebagai petani ini memang seperti kehilangan arah, setelah anak satu–satunya meninggal dunia.
“Dia (Markasan) sepertinya belum menerima soal kematian anaknya yang semata wayang itu,” ucapnya kepada wartawan, Selasa (14/2/2012).
Kata Faisal, sejak tiga hari lalu stres Markasan kumat kembali, dia menangis dan menyebut nama sang anak. Namun saat kejadian tadi, Markasan menangis sambil memegang pisau cukur dan saat itulah mencabik perutnya hingga ususnya terburai.
Beruntung nyawanya dapat tertolong. Korban saat ini sedang dirawat intensif di Rumah Sakit Umum Pamekasan. Sampai saat ini, banyak warga dan sanak saudara korban dari Desa Ambender yang datang menjenguk ke Rumah Sakit Umum Pamekasan. (awl)
(Dedy Prianto/Sindo TV/ahm)