JAKARTA- Rumah Sakit Polri Kramat Jati mengaku belum bisa mengangkat peluru dari kaki John Kei pascapenembakan Jumat 17 Februari malam tadi, di Hotel C'One Pulo Mas Jakarta Timur.
Seperti diberitakan, kaki John Kei sebelah kanan ditembak lantaran mencoba melarikan diri, sesaat dirinya ingin ditangkap pihak kepolisian.
"Ditembak tapi perlu diobati sebelum dilakukan tindak medis, karena punya gula darah 500, sehingga belum bisa tindakan (angkat peluru)," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Rikwanto dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jakarta, Sabtu (18/2/2012).
Kata Rikwanto, pihak rumah sakit tengah mengupayakan agar gula darah John Kei turun. Jika sudah tidak tinggi, kemudian dilakukan pengangkatan kepada peluru di betis kananya.
"Masih diupayakan gula darah rendah baru akan dilakukan tindakan berikutnya. Kita upayakan satu sampai dua hari ini," tuturnya.
John Kei ditangkap karena diduga terlibat dalam pembunuhan mantan Direktur Utama Sanex Steel Indonesia Tan Harry Tantono (45) alias Ayung di Swiss-Belhotel, Kamis 26 Januari 2012.
(Stefanus Yugo Hindarto)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.