tragedi sukhoi

Tonton Film Konservasi Orangutan, SBY Terharu

Susi Fatimah - Okezone
Senin, 20 Februari 2012 22:30 wib
Aksi selamatkan orangutan di Bundaran HI (Foto: Okezone)
Aksi selamatkan orangutan di Bundaran HI (Foto: Okezone)

JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama Ibu Ani Bambang Yudhoyono menyaksikan secara langsung film berjudul Born to be Wild di Teater Imax Keong Emas Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta malam ini.

Pantauan okezone, Senin (20/2/2012) malam, nampak Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal, Presiden Orangutan Foundation International (OFI) Birute Mary Galdikas, serta ratusan tamu undangan yang memenuhi teater Imax Keong Mas TMII malam ini.

Film yang berdurasi sekira 45 menit ini merupakan hasil kerjasama antara Kementrian Kehutanan, Kedutaan Besar Republik Indonesia, Orangutan Foundation International (OFI), Sinar Mas dan Eka Tjipta Foundation (EFT).

Kepala Pusat Humas Kementrian Kehutanan, Sumarto menjelaskan film Born to be Wild menceritakan tentang konservasi Orangutan yang dilakukan oleh seorang Profesor berkebangsaan Kanada, Birute Galdikas, yang mendedikasikan hidupnya untuk pelestarian satwa langka yaitu Orangutan di Kalimantan selama 40 tahun. Selain bercerita Orangutan, film ini juga bercerita mengenai perlindungan dan konservasi Gajah di Ghana, Afrika.

Sumarto menambahkan Orangutan merupakan satwa yang rentan terhadap kepunahan karena berbagai faktor salah satunya adalah laju reproduksi yang sangat lambat. Terlebih saat ini banyak hilangnya hutan sebagai konsekuensi dari pembangunan jalan, perluasan perkebunan, penebangan kayu, pertambangan dan sebagainya yang dilakukan oleh masyarakat dan pelaku dunia usaha.

Film yang dibuat oleh Imax Corporation USA ini ditayangkan khusus untuk teater berlayar raksasa Imax. Duta Besar Indonesia untuk Amerika Dino Patti Djalal mengatakan film ini tengah diputar di 48 negara di dunia.

"Malam ini perdana, ke depan selama tiga bulan akan ditayangkan di Teater Imax Taman Mini Indonesia Indah," tutur Dino usai menyaksikan film.

Dengan diluncurkanya film ini, Direktur Sinar Mas, Sulistiyanto berharap masyarakat akan semakin memahami pelestarian hewan langka dan terinspirasi juga untuk terlibat dalam upaya pelestarian tersebut.

Presiden SBY mengaku terharu usai menyaksikan penayangan film tersebut. "Bagus sekali, menyentuh, mudah-mudahan yang nonton tergerak dan kita bisa menjaga kelestariannya (orangutan)," ujar Presiden kepada wartawan.
(fer)

  • komeng » 0 Tanggapan
    bukan presiden yg salah tapi balik pada diri kita apa slama ini kita sdh bener apa lum yg jelas hampir rata2 orang di indonesiA banyak yg lupa diri,semua orng memikirkan diri sendiri lupa pada tuhan ga takut akan datang nya hari pembalasan semua oarang hanya bisa ngommng,SARAN SAYA AYO BALIK LAGI PADA HUKUM TUHAN MU INGAT KITA AKAN MATI HIDUP KIAT BAKAL PAAAAAAAAAAAAAAANJAAAAAAAAANG
    Beri Tanggapan Laporkan
  • bram » 0 Tanggapan
    Banyak rakyat sengsara, banyak bencana, juga jembatan roboh SBY justru sibuk mikirin diri sendiri.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.