tragedi sukhoi

PPATK Temukan 707 Rekening Mencurigakan Milik PNS

Fiddy Anggriawan - Okezone
Senin, 20 Februari 2012 12:27 wib
Kepala PPATK M Yusuf (Foto: Runi/Okezone)
Kepala PPATK M Yusuf (Foto: Runi/Okezone)

JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ratusan rekening mencurigakan milik Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan aparatur penegak hukum, seperti Kepolisian, Kejaksaan dan KPK.

"PPATK menjawab pertanyaan Komisi III mengenai rekening gendut pejabat Eselon I, II serta PNS di berbagai kementerian dan lembaga lainnya. Dalam analisis PPATK tidak menggunakan istilah atau terminologi rekening gendut sebagaimana yang diungkapkan di tengah masyarakat. Namun demikian klasifikasi berdasarkan profil terlapor sampai dengan Januari 2012 dapat kami sampaikan," ungkap Kepala PPATK M Yusuf dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Senin (20/2/2012).

Dalam pemaparannya, Yusuf mengatakan ada 707 hasil analisi rekening dengan transaksi mencurigakan. Rekening tersebut didominasi oleh para PNS berumur di atas 45 tahun. "Dengan kriteria usia di bawah 45 tahun ada 233 rekening, di atas 45 tahun ada 474 hasil analisis," lanjutnya.

Okezone.com Vote Form : 578839

Apakah laporan PPATK ini perlu ditindaklanjuti aparat penegak hukum?

PPATK juga menemukan sejumlah transaksi mencurigakan menyangkut pejabat Polri, Kejaksaan dan KPK. Jumlah transaksinya pun tergolong cukup besar. "Polri ada 89 laporan hasil analisis, kejaksaan ada 12 hasil analisis, hakim 17 hasil analisis, KPK 1 hasil analisis, dan anggota legislatif ada 65 hasil analisis," ujarnya.

Dari laporan PPATK yang dibacakan Yusuf mengemukakan ada 119 hasil analisi yang sudah ditindaklanjuti oleh penegak hukum."Total hasil analis yang diproses penegak hukum ada 119 hasil analisis," tandas dia.



(ded)

  • susisusanty » 0 Tanggapan
    Mental TIKUS ,, Ahklaq IBLIS,,, psti neraka deh tmpat nya.!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rony sinulingga » 0 Tanggapan
    PPATK hanya menebar isu, mereka tidak sadar bahwa "informasi masalah" tanpa ada penyelesaian, sama dengan informasi bohong. Pejabat PPATK hanyalah kumpulan manusia2 yang hanya pintar memfitnah dengan tujuan agar masyarakat menganggap mereka pahlawan. Saran saya "media massa harus terus menekan PPATK agar apa yang dia sampaikan dapat dibuktikan". Kalau PPATK tidak dapat membuktikan maka "okezone" merupakan salah satu media yang dipakai pembohong untuk sarana menyuarakan kebohongan untuk publik. Bravo buat okezone
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dalbo » 0 Tanggapan
    Siapa dulu dong Kepala PNS Seluruh Indonesia ?????@@@@!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mel » 0 Tanggapan
    Kita bangsa Indonesia ini tdk pernah berubah dan senangnya hanya buat statemen2 biar enak di telinga. Utk apa diberitakan spt ini kan sama saja dgn rekening gendut sebelumnya yg tdk ada tindak lanjut. Seharusnya judul beritanya menjadi: " 707 Rekening Mencurigakan Milik PNS Diblokir Dan Oknumnya Dicekal".
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.