tragedi sukhoi

Politisi Demokrat Penyeru Boikot Media Hanya Cari Panggung

Fiddy Anggriawan - Okezone
Selasa, 21 Februari 2012 12:26 wib

JAKARTA - Wakil Ketua Umum, Max Sopacua menilai pernyataan tentang Partai Demokrat yang akan memboikot media merupakan tindakan bodoh.

"Urusan boikot media itu karena tidak ngerti saja, sejak partai ini didirikan kami selalu akrab dengan wartawan dan media," ungkapnya kepada wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/2/2012).

Max menyampaikan, tidak pernah terlintas dalam pikiran semua Anggota PD untuk melakukan boikot kepada media. "Kalau memboikot kepada media adalah pemikiran bodoh dan itu konyol, saya sudah sampaikan berkali-kali, kenapa yang mengatakan hal seperti situasi dan kondisi di PD ingin mencari panggung untuk tampil tapi sayangnya panggungnya bukan panggung yang tepat dan nyanyian yang mau dinyanyikan di panggung bukan selera penonton, jadi akibatnya merebak hal seperti ini," jelasnya.

Anggota Komisi I DPR tersebut menjelaskan jika pemboikotan media bukan kebijakan partai dan tidak pernah partai berlambang bintang mercy ini mengatakan untuk memboikot media. "PD ingin selalu merangkul dan berdekatan dengan media massa apapun situasi dan kondisinya, baik itu dikritik, di hujat, dan apapun itu merupakan keabsahan," lanjutnya.

Max yakin media tidak pernah berniat untuk menjatuhkan citra Demokrat, namun dia mengetaui kalau terkadang pemberitaan yang mendalam yang terkesan seperti menyudutkan partainya.

"Saya tau teman-teman selalu melakukan investigasi reporting, makanya banyak persolan yang merebak. Namun tidak ada urusan boikot, saya kira hanya orang yang punya pikran pendek saja yang tidak mengetahui prospek ke depan dari parpol PD karena tanpa media tidak akan begini dan tidak akan besar seperti sekarang," simpulnya.

Max menegaskan sangat membutuhkan media, bahkan SBY- pun menjadi presiden dengan dukungan media. "Sekarang kami dengan media selalu akbrab, Pak SBY mengundang ke Cikeas untuk melakukan wawancara langsung, mana indikasi memboikot media," terangnya.

Bahkan lanjut Max SBY mengetahui jika dirinya dihujat namun SBY selalu mengatakan jika media merupakan patner dan bagian dri empat pilar bangsa.
(crl)