Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Agum: Rakyat Indonesia Mudah Terprovokasi

TB Ardi Januar , Jurnalis-Rabu, 22 Februari 2012 |16:53 WIB
Agum: Rakyat Indonesia Mudah Terprovokasi
Dokumentasi Okezone
A
A
A

JAKARTA – Ketua Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL), Agum Gumelar, menilai saat ini masyarakat Indonesia sangat mudah terprovokasi dan termakan isu. Hal ini membuat situasi negara kian tidak kondusif.
 
“Anak buah saya di Lemhanas pernah ada yang termakan isu. Padahal dia itu pendidikannya di Lemhanas. Kalau orang Lemhanas saja bisa termakan isu yang belum tentu benar, apalagi masyarakat biasa? Itu yang sangat saya sayangkan,” kata Agum saat berdiskusi di MNC Tower, Rabu (22/2/2012).
 
Karena itu, dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan tetap menjaga persatuan. Dengan demikian, Agum yakin Indonesia akan menjadi bangsa yang maju, harmonis, dan tak mudah terprovokasi.
 
“Mayoritas rakyat Indonesia ini masih menginginkan NKRI. Artinya di sana juga ada kalangan minoritas yang punya harapan sebaliknya. Kalangan minoritas itu cerdas, dan yang mayoritas jangan sampai kalah cerdas,” tukas mantan Gubernur Lemhanas ini.
 
Agum juga mengajak kepada segenap rakyat Indonesia agar tetap menjaga jiwa nasionalisme-nya. Dirinya yakin, sikap nasionalisme akan membawa Indonesia menjadi maju secara sumber daya manusia, kompetitif di tingkat internasional, dan menjadikan Indonesia negara yang berwibawa.
 
“Vietnam itu bisa maju karena sifat nasionalisme yang tinggi, tentunya dari nasionalisme itu akan menimbulkan sifat yang gigih dan bekerja keras,” pungkas purnawirawan jenderal bintang empat tersebut.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement