JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengakui tokohnya belum populer untuk dijagokan sebagai calon presiden. Kini PKS tengah berjuang mengerek tingkat popularitas tokohnya dengan melakukan 'kampanye' di daerah.
"Ada beberapa nama yang memang tingkat popularitas dan tingkat elektabilitasnya masih kalah dengan beberapa tokoh lain. Tapi ini saya kira menjadi agenda PKS, di satu sisi meningkatkan elektabilitas partai, yang kedua meningkatkan popularitas tokohnya," ujar Wakil Sekjen PKS Mahfudz Siddiq di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (24/2/2012).
Tokoh internal yang disiapkan partai untuk maju di Pemilu Presiden 2014 di antaranya Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Sekjen PKS Anis Matta, dan anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid.
Untuk mengenalkan ketiga tokoh tersebut, PKS memperbanyak kunjungan ke daerah. "Makanya roadshow pimpinan pusat ke daerah lebih sering daripada peningkatan popularitas di tingkat nasional, karena kita berharap peningkatan popularitas di daerah bisa mendongkrak elektabilitas PKS," katanya.
(ful)