JAKARTA - Pernyataan Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum yang menyatakan kelemahan Partai Demokrat karena tidak memiliki media televisi, menurut Pengamat Politik Universitas Muhamadiyah Jakarta, Sumarno, hanyalah upaya pembelaan Anas terhadap buruknya pemberitaan PD.
"Terlihat hanya berkelit dari buruknya pemberitaan, tentunya kalau tidak api tidak akan ada asap," kata Sumarno, kepada Okezone, Sabtu (3/3/2012).
Menurut Sumarno masalah PD tidak mempunyai media televisi bukanlah masalah besar, karena banyak partai besar lainnya yang juga tidak memiliki media televisi seperti, PDIP, PPP, dan PKS.
"Masalah ini tidak akan selesai dengan adanya media televisi," ungkapnya.
Buruknya pemberitaan PD akhir-akhir ini, lanjut Sumarno, dikarenakan banyak kadernya yang terlibat kasus korupsi dan terakhir kasus Nazaruddin selalu mengkait-kaitkan Anas terlibat juga.
Sebelumnya, Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum, mengatakan elektabilitas partainya menurun, dikarenakan partainya tidak memiliki media televisi sebagai upaya untuk mengibangi pemberitaan yang marak selama ini.(kyw)
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.