Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ibu Sandera & Ancam Bunuh Bayinya dengan Pisau

Muhammad Nur , Jurnalis-Selasa, 06 Maret 2012 |08:55 WIB
Ibu Sandera & Ancam Bunuh Bayinya dengan Pisau
Ilustrasi (theblackmagazine)
A
A
A

MAKASSAR - Seorang perempuan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, tega menyandera dan mengancam akan membunuh bayinya yang masih berusia delapan bulan dengan menodongkan dua pisau di leher dan perut bayi.

Aksi nekat tersebut dilakukan Md (30), warga Jalan Pettarani 3, Makassar, pada Senin malam kemarin.

Ratusan warga sekitar dibuat heboh dengan aksi nekat Md. Aparat Polsek Panakukang dibantu warga berusaha membujuk pelaku agar segera mengakhiri aksinya itu.

Namun upaya negosiasi yang dilakukan polisi dan warga gagal. Saat didekati, Md semakin menguatkan genggaman pisau dan diarahkan ke perut dan leher bayinya.

Yu, suami Md, juga tak kuasa menghentikan aksi istrinya tersebut.

Menurut informasi aksi nekat Md dipicu karena menolak rencana suaminya yang ingin rujuk dengan istrinya pertamanya. Rencanya tersebut diketahui Md berdasarkan isi pesan singkat di telepon seluler suaminya.

Setelah gagal bernegosiasi, polisi akhirnya mencari jalan lain yakni dengan berupaya  perhatian Md. Caranya warga diminta untuk terus mengajak pelaku bicara. Saat Md lengah, polisi menyergap dan merampas pisau di tangan pelaku serta menyelamatkan sang bayi. Aksi penyanderaan selama dua jam lebih itu pun berakhir.

Polisi kemudian membawa Md dan bayinya ke Mapolsek Panakkukang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Yu membantah akan rujuk dengan istri pertamanya. Meski demikian, dia mengaku dibuat kesal dengan sifat Md yang kerap menganiayanya.

Kapolsek Panakukkang Kompol Agung menyatakan pihaknya tetap memproses Md dengan UU Perlindungan Anak. Md terancaman hukuman penjara minimal tiga tahun.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement