Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nyelonong ke Jalan, Balita Tewas Terlindas Minibus

Rohmat , Jurnalis-Minggu, 11 Maret 2012 |22:09 WIB
<i>Nyelonong</i> ke Jalan, Balita Tewas Terlindas Minibus
A
A
A

DENPASAR - Liburan akhir pekan keluarga Nengah Suwena berubah menjadi petaka setelah anak semata wayangnya, Putu Krisna Satria Adi Dharma (4,5), tewas terlindas mobil di depan rumah bibinya di Denpasar.
 
Kejadian tragis dialami korban sekira pukul 09.25 Wita pagi tadi, saat bermain di rumah sang bibi di Jalan Ceningan Sari, Gang Padang Gajah, Sesetan, Denpasar Selatan.

Saat itu, korban yang bersama keluarga berkunjung ke rumah kerabatnya, bermain di halaman rumah, Minggu (11/3/2012).

”Waktu itu korban bersama sepupunya tengah bermain bermain di teras, tiba-tiba dia berlari dari teras rumah ke jalan,” ujar seorang saksi mata, Putu Purnawan, ditemui wartawan di Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah Denpasar.

Saat itu Dewi Sartika pengemudi mobil tengah melaju dari mulut gang buntu hendak ke jalan raya. Karena tidak menyadari ada korban melintas di tengah jalan, Dewi kaget namun terlambat ia menghentikan laju mobil.

Tak ayal, tubuh korban tertabrak dan masuk di bawah bagian kiri mobil.

Korban sempat terseret sampai akhirnya mobil berhenti namun kembali mundur ke belakang sehingga kembali melindas tubuhnya.

Upaya, evakuasi korban lumayan sulit karena tubuh bocah itu ada di kolong mobil di mana salah satu kakinya nyangkut di bagian bawah mobil.

Dengan susah payah, warga beramai-ramai mengangkat mobil berwarna biru tua itu untuk menarik tubuh korban.

Korban dilarikan ke RSUP Sanglah dan menjalani autopsi di kamar jenazah.

Ibu korban, Made Artini, yang tak kuasa menyaksikan anaknya meninggal secara tragis terus berontak menangisi kepergian anaknya sehingga harus ditenangkan kerabatnya.

Demikian pula dengan Suwena ayah korban yang selalu memanggil nama Krisna yang sudah terbujur kaku di kamar jenazah. Bahkan Suwena sempat pingsan ditinggal pergi selamanya oleh putra satu-satunya itu.

Usai autopsi, jasad korban langsung dibawa pulang ke rumah duka di Desa Susutan, Tanggahan Kabupaten Bangli.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement