Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Dualisme Kepemimpinan, KNPI Terpecah

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Jum'at, 30 Maret 2012 |23:46 WIB
Dualisme Kepemimpinan, KNPI Terpecah
ilustrasi (Foto:Ist)
A
A
A

JAKARTA- Sejumlah anggota Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menggelar kongres XIII yang diklaim sebagai penyempurnaan. Kongres digelar di Hotel Blue Sky Jalan Raden Saleh Jakarta Pusat, Jumat (30/3/2012).

Kongres itu menetapkan Akbar Zulfakar sebagai Ketua Umum KNPI. Hal itu pun langsung menimbulkan dualisme kepemimpinan di tubuh KNPI. Sebab, seperti diketahui, saat ini Ketua Umum DPP KNPI dipegang oleh Taufan Eko Nugroho Rotorasiko.
 
Kongres XIII itu pun berjalan alot dan sempat diwarnai kericuhan diantara peserta. Sidang juga sempat diskros kurang lebih 20 menit. Lantaran menunggu kandidat ketua umum KNPI lainnya. Setelah menunggu sekian lama akhirnya sidang kembali diteruskan lantaran calon ketua umum yang lain tidak hadir dalam kongres.

“Kami menetapkan Akbar Zulfakar sebagai ketua umum KNPI,” kata Ketua pimipnan sidang Aswin Ali.

Sebelumnya, dikabarkan akan ada 10 bakal calon ketua umum KNPI yang hadir yaitu, Ahmad Doli Kurnia, Shohim Haris, Sahrin Hamid, A Ridho Sabana, Arif Mustopa, Nusron Zhoher, SJ Arifin, Cupli Risman dan Taufan EN Rotorasiko. Namun, yang hadir dalam Kongres hanya Akbar Zulfakar.

Setelah menunggu sekira 20 menit akhirnya pimpinan sidang menetapkan Akbar Zulfakar yang saat ini menjabat anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai ketua umum KNPI secara aklamasi.

Diketahui, Kongres  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) XIII (penyempurnaan) dihadiri oleh 40 Organisasi Kepemudaan (OKP) dan 8 DPD KNPI provinsi.

Sementara itu Ketua Umum Generasi Warga Jaya yang merupakan OKP dari KNPI Yayan Said mengatakan bahwa Kongres KNPI di Hotel Blue Sky tersebut ilegal dan tidak sah. Menurutnya, saat ini  Ketua Umum DPP KNPI dipegang oleh Taufan Eko Nugroho Rotorasiko

“Jelas tidak sah, karena Kongres ini tidak dihadiri oleh kandidat bakal calon ketua umum KNPI yang lain. Kongres ini hanya akal-akalan dan tidak memenuhi qourum," ujarnya kepada wartawan.

Dijelaskan  Yayan, seharusnya Kongres KNPI  dihadiri oleh 147 OKP yang terdiri dari 114 OKP dan 33 DPD KNPI Provinsi.  “Saya tegaskan lagi, Kongres itu hanya akal-akalan segelintir orang yang akan memecah belah keutuhan KNPI,” tegasnya.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement