Mengampanyekan Sunda lewat Pernikahan

Ilustrasi

Mengampanyekan Sunda lewat Pernikahan
BANDUNG – Sebanyak 100 vendor jasa layanan pesta pernikahan memamerkan pesonanya dalam acara Bandung Traditional Wedding, di Bale Asri Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jabar, Jalan Diponegoro. Acara ini dibuka resmi oleh Nani Dada Rosada dan berlangsung hingga Kamis 17 Mei mendatang.

Agus Hendra, panitia penyelenggara Bandung Traditional Wedding, mengatakan Pameran Pesona Perkawinan Tradisional ini mengambil tema Tradisi Sunda Parahyangan. ”Dengan tema ini selain mengapresiasi karya dan layanan pernikahan terbaik, kami juga mengampanyekan budaya Sunda kepada masyarakat, terutama pencinta adat tradisional,” ujar Agus di Bandung, Rabu (16/5/2012).

Pameran ini diramaikan oleh berbagai perlengkapan dan kebutuhan di saat momen sakral di antaranya rias pengantin, rancangan busana pernikahan, jasa boga (katering), dekorasi pernikahan, wedding organizer, hingga ke peralatan.

”Untuk melengkapi agar hari pernikahan sempurna terdapat vendor musik dan hiburan, alat pesta, cetakan undangan, dan cenderamata, gedung pernikahan, dan hotel. Bahkan penyewaan mobil atau kendaraan wedding,” urainya.

Dentingan gamelan menguasai seisi Bale Asri lengkap dengan dekorasi taman bambu yang kaya etnik mencirikan pernikahan adat yang diimpikan setiap pasangan Sunda. Di berbagai sudut dengan mudah juga ditemukan booth penyedia pernak-pernik pernikahan hingga kue dan hidangan pengantin ala Sunda hingga internasional.

Marissa (25) karyawan swasta sebuah mal, yang datang bersama calon suaminya sangat antusias menghadiri event tersebut. ”Semua yang dibutuhkan lengkap ada di sini, kebetulan saya memang akan menikah dan mencari banyak perbandingan kualitas sesuai selera,” ujar warga Jalan Surapati itu. (ris)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Singapura Bantu Cegah Ebola