GRASI yang diberikan kepada terpidana kasus narkotika, Schapelle Corby, menuai pro dan kontra.
Sebagian kalangan menilai, pemberian grasi kepada Corby oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sangatlah anomali. Selama ini Presiden menabuhkan genderang perang terhadap narkoba. Pemerintah pun tengah gencar-gencarnya mengetatkan kebijakan remisi dan pembebasan bersyarat untuk pelaku tindak pidana luar biasa.
Namun nyatanya SBY justru memberikan keringanan dengan mengurangi masa tahanan selama lima tahun dari keputusan Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali, yang menjatuhkan hukuman 20 tahun kurungan badan.
Sementara pemerintah berdalih, grasi yang diberikan merupakan sebuah pengecualian. Kelonggaran hukuman itu dianggap memberikan manfaat yang besar bagi Indonesia. Kelonggaran itu dianggap bisa memberikan kompensasi bagi warga negara Indonesia yang tersangkut kasus di kemudian hari.
Hakim PN Denpasar pun menjatuhkan vonis sedemikian berat kepada warga negara Australia tersebut, bukan tanpa alasan. Corby kedapatan membawa ganja seberat 4,2 kilogram. Sungguh sebuah bobot yang fantastis. Banyaknya ganja yang dibawa juga mencerminkan tingginya itikad Corby untuk mengonsumsi barang, yang masuk daftar hitam di wilayah Republik Indonesia.
Ironi grasi Corby ini sekaligus merefleksikan bagaimana diplomasi Pemerintah Australia di Indonesia berjalan sangat agresif. Lebih dari itu, Pemerintah Australia juga terlihat sangat melindungi warga negaranya, yang secara sah bersalah di meja hijau.
Alangkah bijaknya jika pemerintah tetap berpegang teguh terhadap keputusan PN Denpasar. Sebab, keteguhan dan konsistensi hukum merupakan harga diri bangsa.
Ironi grasi Corby bak menjilat ludah sendiri. Ironi grasi Corby juga sekaligus menambah asa keadilan di Indonesia, di mana publik sudah jengah dengan keadilan yang timpang. Penegakan hukum di Indonesia sungguh sangat mendesak untuk direalisasikan.
(Rani Hardjanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.