Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Golkar Tak Mainkan Dinasti Politik, Tapi...

Golkar Tak Mainkan Dinasti Politik, Tapi...
Foto: Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Politikus Partai Golkar Indra Jaya Piliang mengatakan, internal partainya membuka peluang kepada siapa saja kadernya yang ingin maju sebagai calon presiden (capres) 2014. Dan dirinya membantah, jika Golkar menganut dinasti politik.

Hal yang sama diungkapkan Koordinator Petisi 28 Haris Rusly. Sejauh ini dia melihat Golkar adalah partai yang tidak menjalankan dinasti politik melainkan politik uang.

"Anaknya Soeharto, Tomi Soeharto, tak terpilih jadi Ketua Umum Golkar. Namun, Partai Golkar sendiri adalah partai yang membangun tradisi politik uang dalam pemilihan Ketua Umum Partainya. Tradisi politik dinasti maupun politik uang adalah politik yang sama sekali tak mendidik dan membawa kehancuran bangsa," ucapnya saat berbincang dengan Okezone, Minggu (27/5/2012).

Kata Haris, bila di PDI Perjuangan dan Partai Demokrat yang menentukkan adalah pemilik partai yaitu Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono. sementara di Partai Golkar jauh lebih parah, uang menentukkan seseorang jadi Ketua Umum.

"Ketika uang jadi panglima, maka setiap orang adalah komoditi untuk dibeli, politik uang menyebabkan manusia turun derajat jadi komoditi yang bisa dijual belikan," tambahnya.

Ketum maupun capres di Golkar, lanjut Haris, tidak dihasilkan dari seleksi orang-orang amanah yang punya kapasitas untuk pimpin negara melainkan dapat dibeli dengan uang.

"Tapi dari uang yang membeli suara, membeli keputusan partai. Pemimpin yang lahir dari politik dinasti maupun politik, pasti bertujuan khianati rakyat dan untuk tujuan merampok menambah pundi-pundi kekayaan peribadinya," tutupnya.

(Susi Fatimah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement