NASIONAL

"Papua Itu kan Rumah SBY Juga"

Senin, 25 Juni 2012 08:10 wib
K. Yudha Wirakusuma - Okezone
Ilustrasi (Okezone) Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA – Hingga saat ini rangkaian aksi kekerasan masih terus terjadi di Papua. Pengamat Papua Frans Ansanay mengatakan, kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Presiden Boediono dapat menjadi ‘obat’ bagi kekerasan di bumi Cendrawasih.
 
“Dulu gempa bumi, Presiden berkantor di Jogja. Papua itukan rumah SBY juga. Supaya SBY dan Boediono dapat mendengar langsung, dari tokoh masyarakat,” kata Frans, saat berbincang dengan Okezone, Senin (25/6/2012).
 
Lebih lanjut Frans mengatakan, kalau SBY berkantor di Papua masyarakat Papua merasa tidak dibedakan dengan masyarakat daerah lainnya.
 
“Masyarakat di Papua mengingkan agar tidak dibedakan dan dapat hidup layak di tanah sendiri. Karena yang mengetahui tanah Papua, orang Papua sendiri,” imbuhnya.
 
Saat ini apa yang dirasakan di Papua, lanjut Frans, orang Papua lebih terpuruk dari pendatang di negeri Papua. “Segera renovasi otsus (otonomi khusus), dan setarakan masyarakat Papua dengan masyarakat di laur Papua,” tukasnya.
 
(ydh)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • putra » 0 Tanggapan
    PRESIDEN KITA SUKA NGADU DOMBA MASYARAKATNYA SENDRI
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ESTON » 0 Tanggapan
    kami masyarakat papua menungu kedatangan bapak SBY ,untk masyarakat menyampaikan secara lngsung aspirasi apa yang maunya keinginan masyarakat papua mau minta merdeka atau Daerah otonom, tapi yang jelas masyarakat papua minta Merdeka....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mila » 0 Tanggapan
    Papua juga rumah kita. papua adalah bagian kita, Indonesia. Kita sebagai rakyat Indonesia juga harus mendukung upaya perdamaian Papua. Ayo kita dorong semua pihak untuk saling kerjasama menciptakan damai Papua, jangan saling menyalahkan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aan » 0 Tanggapan
    Takut mati ya
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Aan » 0 Tanggapan
    Kalau mau dikenang sebagai pahlawan harusnya kePapua,tapi kalau mau dikenang sebagai b*******t Diamlah dengan pencitraanmu yang tak ada artinya bagi RAKYATMU???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • jsengsoro75 » 0 Tanggapan
    jangan terpancing dengan provokator, ingat Bhineka Tunggal Ika walaupun suku ,agama,ras, kita tetap satu Indonesia
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Dina » 0 Tanggapan
    Ketika gempa jogja, Presiden memang langsung berkantor di Jogja. Tp memang tdk bs menyelesaikan mslh Papua ini dgn kacamata j**a Untuk menyelesaikan konflik di Papua, semuanya harus extra hati-hati. Karena daerah sana terlalu sensitif. Memang hrs byk dilakukan munsyawarah dengan masyarakat dan tokoh disana. tp hrs melalui perwakilannya dl. Terlalu riskan kl presiden hrs tb2 berkantor disana.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • EghoZ » 0 Tanggapan
    saudara ku yang ada dipapua kita bangsa indonesia salah memilih pemimpin, jadi beginilah kenyataan itu papua dalam keadaan tegang pemimpinnya malah ikut KTT G20..................................... dan jika merasa dianak tirikan emang iya kita liat aja sehabis pulang dari KKT G20 pasti lebih mengutamakan memberisi partainya ketimbang kepapua.............
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Adong » 0 Tanggapan
    Jgn trlalu brharap pada Jenderal Pengecut
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »