Bawa Pistol, Eks Karyawan Leasing di Aceh Diringkus Polisi

Ilustrasi (Okezone)

Bawa Pistol, Eks Karyawan Leasing di Aceh Diringkus Polisi
BANDA ACEH - Polisi menciduk seorang warga asal Muara Dua, Lhokseumawe, Aceh karena kedapatan membawa senjata api jenis pistol revolver ilegal beserta enam butir peluru aktif.

Tersangka berinisial NK (26) yang pernah bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan leasing itu terancam dihukum 10 tahun penjara.

Wakil Kapolres Kota Banda Aceh AKBP Sugeng Hadi Sutrisno mengatakan, tersangka ditangkap dalam razia gabungan di jalan nasional Banda Aceh-Medan kawasan Lambaro, Aceh Besar pada Jumat (29/6) malam.

"Ditangkap dalam razia gabungan melibatkan personel Polda Aceh dan Polresta Banda Aceh di Lambaro," katanya kepada wartawan di Mapolresta Banda Aceh, Sabtu (30/6/2012) dini hari.

Saat itu NK yang mengenderai mobil jenis dooble cabyn milik Dinas Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe, terjebak razia saat melintas dari arah Lhokseumawe menuju arah Banda Aceh.

Polisi kemudian menggeledah tersangka dan dipinggangnya ditemukan sepucuk pistol beserta dua butir peluru aktif di dalamnya. Dipinggang terlilit sarung senjata berisi empat peluru aktif kaliber 38.

"Waktu digeledah tidak ada perlawanan, dia hanya berupaya mengelak saja," ujar Sugeng Hadi Sutrisno.

NK bersama barang bukti senjata api, peluru dan mobil warna hitam bernomor polisi BL 8098 GB kini ditahan di Mapolresta, untuk proses penyelidikan.

Menurut Sugeng Hadi Sutrisno, senjata digunakan tersangka merupakan hasil rakitan dari korek api, namun bisa berfungsi seperti layaknya pistol standar.

"Tersangka akan diproses sesuai Undang-Undang darurat nomor 12 tahun 1951, ancaman hukumannya 10 tahun," sebutnya.

Untuk meminimalisasi ruang peredaran senjata ilegal dan aksi kriminalitas, Sugeng mengatakan, pihaknya akan meningkatkan lagi razia.
(put)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Lima Calon Menteri Jokowi Bermasalah