Ganja Dijual Rp50 Ribu per Paket di Lapas Kerobokan

Sabtu, 30 Juni 2012 13:18 wib | Rohmat - Okezone

Ganja Dijual Rp50 Ribu per Paket di Lapas Kerobokan Tiga napi Lapas Kerobokan yang diamankan BNN (Foto: Okezone/Rohmat) BADUNG - Transaksi narkoba di Lapas Kerobokan, Bali, bukan hal baru. Bahkan, menurut pengakuan seorang narapidana dia bisa menjual per paket ganja kering seharga Rp50 ribu.

Hal tersebut dikatakan Rianto Sukmo Suprapto (49), seorang terpidana delapan tahun kasus narkoba yang Jumat dini hari kemarin ditangkap sipir di Blok I Wisma Ekogama.

Rianto bersama dua napi lainnya, Cahaya Putra (36) dan Kodir (30), saat ini dalam pemerikaan intensif petugas Polres Badung.

Dari tiga napi tersebut, sipir lapas menemukan barang bukti ganja kering dengan berat total 1,5 kilogram lebih.

Rianto mengaku mendapat barang tersebit seseorang yang kini masih dalam pengejaran. Saat digeledah di selnya, 1,4 kilogram ganja disembunyikan di atas plafon.

”Saya simpan semua ganja itu di atas plafon sejak dua bulan lalu,” ucapnya saat jumpa pers di Polres Badung, Sabtu (30/6/2012).

Semua ganja itu telah dibuat dalam paket kecil siap pakai. “Per paketnya saya jual Rp50 ribu, ya lumayan untuk tambah uang di sini,” ungkapnya.

Dia mengaku tertarik berbisnis narkoba di penjara karena ingin mencari tambahan penghasilan. ”Tahu sendirilah untuk beli makan minum di sini harus bayar. Bosan juga dengan jatah makan, meski tiga kali tapi menunya itu-itu saja,” tuturnya.

Terkait peredaran narkoba di Lapas Kerobokan, Kapolres Badung AKBP Beny Harjanto, mengatakan, pihaknya terus melakukan pengembangan untuk melacak jaringan pemasoknya.

”Tidak tertutup melibatkan kurir orang dalam atau jaringan napi antarlapas. Ini yang masih didalami,” katanya.

Polisi juga telah memintai keterangan tiga sipir, namun masih dalam pemeriksaan awal. Rencananya, kepolisian kembali akan memeriksa tiga sipir lebih dalam.
(ton)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »