Pidato Tak Singgung Korban Lapindo, Ical Angkuh Banget

Senin, 02 Juli 2012 11:49 wib | Tegar Arief Fadly - Okezone

Pidato Tak Singgung Korban Lapindo, Ical Angkuh Banget dokumentasi okezone.com JAKARTA - Partai Golkar baru saja menggelar Rapat Pimpinan Nasional Khusus (Reapimnassus) untuk menetapkan Ketua Umumnya, Aburizal Bakrie, sebagai capres dalam pemilu 2014 mendatang.  
Pada saat bersamaan, beberapa kader partai tersebut diduga terlibat dalam kasus korupsi, bahkan ada yang ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Hal ini dirasa dapat mencederai proses pendeklarasian Ical yang dilakukan sehari setelah pelaksanaan Rapimnassus tersebut.
 
"Melihat pidato Pak Ical yang sangat baik itu bisa rusak gara-gara ulah kader-kadernya itu. Kasus korupsi ini sangat mempengaruhi pencalopnan Ical itu," kata Ketua DPP Partai Demokrat, Ruhut Sitompul kepada wartawan di DPR, Jakarta, Senin (2/7/2012).
 
Ruhut juga menyinggung bahwa terdapat hal yang janggal dalam pidato yang disampaikan Ical dalam acara tersebut.
 
"Tapi pencalonan Pak Ical harus kita hormati. Pidato itu bagus sekali, tapi siapa yang bikin pidato itu. Masak bendera merah putih dikatakan terbentang dari Jakarta sampai Bogor. Harusnya kan terbentang dari Sabang sampai Merauke," ungkapnya.
 
Selain itu, Ruhut juga menyayangkan pidato Ical tersebut. Pasalnya sedikitpun Ical tidak menyinggung mengenai korban lumpur Lapindo dalam pidatonya.
 
"Kalau saya nyapres singgung Lapindo, keren apa nggak. Ini disinggung pun tidak sama Ical tidak. Kebangeten itu, terlalu angkuh konseptor pidato itu," tandas Ruhut.
 
(teb)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »