Tagih Dana Bagi Hasil, Warga Bali Surati SBY

Festival Budaya Bali di Taman Pairi Daiza, Belgia (Foto: kemlu)

Tagih Dana Bagi Hasil, Warga Bali Surati SBY
DENPASAR- Warga Bali yang tergabung dalam Gerakan Forum Perjuangan Hak Bali (FPHB) mengirim surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono guna menuntut dana bagi hasil yang lebih adil dari pusat. Pasalnya selama ini Bali merupakan penyumbang devisa yang cukup besar.

Dalam suratnya, FPHB yang dimotori sejumlah bendesa adat ini menyampaikan tiga usulan, bidang politik dan hukum, bidang ekonomi, serta bidang sosial budaya.

Surat ke Presiden itu dititipkan lewat  anggota DPR RI asal Bali, Nyoman Dhamantra dan telah dikirim hari ini, Selasa (3/7/2012).

Ketua FPHB, DR AA Sudiana mengatakan, perjuangan merevisi UU pemerintahan Provinsi Bali bukan semata-mata untuk mendapatkan dana bagi hasil. Namun upaya tersebut lebih merupakan bentuk perlindungan terhadap masyarakat lokal Bali agar tidak terus terpinggirkan di era modern

Karenanya,  keberadaan masyarakat lokal Bali akan sangat berpengaruh terhadap pembangunan pariwisata Bali yang selama ini mampu menopang 40 persen penghasilan pariwisata Indonesia.

”Pariwisata Bali hanya bisa hidup jika masyarakat lokal Bali tidak termajinalisasi,” tegas Sudiana.

Pariwisata budaya di Bali bisa berkembang karena ada masyarakat adat Bali. Jika orang Bali terpinggirkan, dapat dipastikan pariwisata budaya itu tidak akan pernah ada.

Sudiana berharap, surat yang juga ditujukan kepada Baleg DPR RI dan Menteri Dalam Negeri tersebut segera direspons oleh pemerintah pusat.

Dengan begitu, posisi Bali yang hanya punya sumber daya budaya ini sama dengan daerah lain yang punya sumber daya alam.

Selama ini, baru provinsi yang punya sumber daya alam saja yang mendapatkan dana bagi hasil yang adil. Perjuangan mendapatkan dana bagi hasil untuk bidang sumber daya budaya ini adalah hal baru di Indonesia.

Sebenarnya konstitusi telah mengatur itu, namun pemerintah pusat belum menjalankannya. ”Kami berharap dengan revisi UU Pemerintah Provinsi Bali, masyarakat Bali mendapatkan haknya yang lebih adil,” tutupnya. (ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Singkirkan Kayu, Kakek Harso Ditahan