NUSANTARA

Dahlan Iskan Jadi Perhatian Warga Saat Dampingi SBY

Kamis, 05 Juli 2012 15:47 wib
Dion Umbu Ana Lodu - Sindo TV
Dahlan Iskan foto bareng dengan warga (Dok: Sindo TV/Dion Umbu) Dahlan Iskan foto bareng dengan warga (Dok: Sindo TV/Dion Umbu)

WAINGAPU - Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan kembali menjadi perhatian. Saat mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau ternak sapi di Desa Maubokul, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Dahlan sempat memisahkan diri dengan rombongan Presiden.

Ketika iring-iringan rombongan Presiden SBY berlalu, Dahlan masih asyik bercanda dengan warga dan memenuhi permintaan untuk foto bersama. Tak hanya itu, dia mencari dan memilih sendiri mobil yang akan ditumpanginya.

“Biar ini saja, saya nyetir sendiri Pak. Biar saya bisa merasakan lebih dekat dengan pesona padang sabana Sumba,” ujar Dahlan kepada seorang sopir bernama Ama Mone.

Ama Mone pun mengiyakan permintaan mantan Direktur PLN itu. Dia mengaku kaget saat Dahlan memintanya pindah dari belakang setir. Dahlan yang mengganti posisinya di belakang kemudi.

Ama Mone heran mengapa orang selevel menteri, seperti Dahlan, mau naik mobilnya yang sudah tidak mulus.

Insiden sempat terjadi ketika mobil yang dikendarai Dahlan ditabarak dari belakang oleh salah seorang pejabat salah satu asisten manager PLN setempat.

Sang asisten mengaku tidak mengetahui bahwa di depan kendarannya ada gundukan tanah. Dia sudah mencoba mengrem, namun mobilnya tetap bergerak hingga menabrak mobil Kijang yang dikendarai Dahlan.

Namun, insiden itu tidak membuat Dahlan marah, tapi tetap tersenyum sambil melajukan mobil.

Bukan langsung mengikuti rombongan menteri lainnya menuju penginapan di rumah jabatan bupati setempat, mobil malah diarahkan Dahlan ke Desa Kabaru, Kecamatan Rindi. Lokasi itu berjarak hampir 70 kilometer dari tempat menginap.

“Saya masih mau ke Kabaru, di sana juga banyak kuda Sumba. Saya ingin melihat dan berinteraksi dengan warga di sana. Kali saja saya bisa sekadar berbaring dan beristirahat di sana,” pungkasnya.
(Dion Umbu Ana Lodu/Sindo TV/ton)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • optimis_indah » 0 Tanggapan
    woww...........kasihan nana.. selalu su'udzon (prasangka buruk) sama pak dahlan iskan.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • djoko sawolo » 0 Tanggapan
    Nana yg baik, Pak Dahlan tidak mencari simpatisan untuk capres 2014. Baginya, beliau telah memperoleh kesejahteraan dunia, juga pernah kehilangan segalanya (pernah kehilangan nyawa, mati suri selama 18 jam, saat operasi ganti hati). Sekarang Pak DI telah diberikan kehidupan baru olehNYA. Untuk itu beliau bersyukur kepadaNYA, dengan melakukan kerja, kerja, kerja. salam
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ishmael » 0 Tanggapan
    ente bisa apa...???? cuman bisa komen aje, kan bisa buat apa2 untuk masyarakat..HAHAHAHAHAHAHAHA
    Beri Tanggapan Laporkan
  • djoko sawolo » 0 Tanggapan
    Respect, Pak Dahlan bermalam di Kabaru, Kecamatan Rindi. Desa yang aman, tenang, hening, cocok untuk 'kontemplasi'. Selama dalam perjalanan pasti Pak DI sedang "nggambar", potensi apakah yang dpt dikembangkan di sini???. Jangan lupa pak, membeli kain tenun asli Rindi, di kampung halaman mantan Bupati Umbu Mehang Kunda.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • djoko sawolo » 0 Tanggapan
    Nah terbukti kan... bahwa Pak Dahlan tidak hanya sbg "Pembantu" Presiden SBY, namun jg "Membantu" SBY. Banyak masyarakat yang senang trhdp SBY, namun dengan adanya Pak Dahlan, masyarakat lebih menyenangi SBY, krn memilih menteri BUMN yang tepat. salam
    Beri Tanggapan Laporkan
  • nana » 2 Tanggapan
    cari sensasi dn simpatisan aja itu, kan mau jd capres 2014
    • optimis_indah
      woww...........kasihan nana.. selalu su'udzon (prasangka buruk) sama pak dahlan iskan.
    • djoko sawolo
      Nana yg baik, Pak Dahlan tidak mencari simpatisan untuk capres 2014. Baginya, beliau telah memperoleh kesejahteraan dunia, juga pernah kehilangan segalanya (pernah kehilangan nyawa, mati suri selama 18 jam, saat operasi ganti hati). Sekarang Pak DI telah diberikan kehidupan baru olehNYA. Untuk itu beliau bersyukur kepadaNYA, dengan melakukan kerja, kerja, kerja. salam
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »