Pengungsi Korban Bencana NTT Berkurang, Kini Tinggal 4.182 Orang

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 16 April 2021 16:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 16 340 2395915 pengungsi-korban-bencana-ntt-berkurang-kini-tinggal-4-182-orang-yZ6EV69NRi.jpg Posko pengungsi korban bencana di NTT. (Foto: Antara)

JAKARTA - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef Nae Soi melaporkan, jumlah korban bencana yang masih berada di pengungsian semakin berkurang. Awalnya ada 7.625 kepala keluarga (KK) yang mengungsi, kini tersisa 1.023 kepala keluarga (KK) atau 4.182 orang.

“Dan yang di luar posko, ini maksudnya (pengungsi) di beberapa tempat atau rumah-rumah keluarga berjumlah 43.425 orang,” ujar Josef dalam konferensi pers update penanganan bencana di NTT, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Update Korban Bencana di NTT: 178 Meninggal, 47 Masih Hilang

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana memastikan akan memberikan dana hunian sebesar Rp500.000 untuk digunakan para pengungsi menyewa tempat tinggal sementara. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi jumlah pengungsi sehingga meminimalkan angka penularan Covid-19.

Selain itu, Josef Nae juga melaporkan kerusakan rumah akibat bencana siklon tropis seroja ini. “Kerusakan rumah perlu saya sampaikan, rusak berat 14.862 unit, rusak sedang 12.865, dan rusak ringan 43.089 unit,” ucapnya.

Baca juga: Wagub NTT Akui Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana Banyak Salah Sasaran

Sementara itu, data korban per Jumat 16 April 2021 adalah, sebanyak 181 orang meninggal dan 47 masih dinyatakan hilang. Jumlah ini masih sama dengan dua hari sebelumnya.

“Jumlah korban yang meninggal dunia masih tetap sama sebanyak 181 orang. Dan 47 orang masih dinyatakan hilang. Sementara, keluarga yang terdampak ada 443.325 jiwa,” ungkap Josef.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini