DEPOK- Mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Adhyaksa Dault mengajak pejabat untuk beriman dan menjadi pemimpin yang takwa.
"Pejabat harus beriman, menjadi pemimpin yang takwa tak mungkin berani makan uang haram, tak akan ada kasus BLBI, Century, dan Hambalang, karena akan dipertanggungjawabkan di akherat kelak," ujarnya di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat saat menjadi khatib salat Id, Minggu (19/8/2012).
Selain itu, dalam khotbah Adhyaksa menyinggung banyaknya manusia dan pejabat di dunia ini yang menjadi penjilat dan penyebar fitnah demi kepentingan pribadi. Sementara manusia hanya bisa mencari harta, tahta, dan pangkat, serta berjuang untuk diri sendiri.
"Seharusnya manusia berjuang dalam ayat - ayat Allah. Jangan campurkan antara yang hak dengan yang batil," katanya kembali.
Adhyaksa juga mengajak rakyat Indonesia dalam rangka mengisi kemerdekaan untuk mengamankan Pancasila. "Kita amankan dasar negara kita sebagai pedoman, dan dalam hidup kita juga mengacu pada hukum Allah yang tercantum dalam Al Quran dan Hadist.
Ia menambahkan, semestinya para pejabat mampu menghargai jasa Founding father negara ini. Pejabat yang beriman, kata dia, tak akan berani korupsi dan makan uang haram.
Selain itu, lanjutnya, manusia beriman juga selalu memiliki nafas dua kalimat syahadat. Di hari lebaran, kata dia, sudah wajib hukumnya untuk umat Islam membayar zakat fitrah.
"Zakat wajib hukumnya, banyak anak yatim hidup dibawah kolong jembatan. Kekuasaan pejabat dalam mengerjakan perbuatan di dunia dengan tulus dan ikhlas. Jangan memandang keatas, lebaran kita gadaikan perhiasan, pamer bawa oleh-oleh ke kampung, tapi sebenarnya kita akan pulang kampung selamanya," jelasnya.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.