KPK Akan Jemput Paksa Tersangka Simulator SIM

Rabu, 22 Agustus 2012 17:05 wib | Rudi Gunawan - Sindo TV

KPK Akan Jemput Paksa Tersangka Simulator SIM Ketua KPK Abraham Samad (Foto: Dok.Okezone) MAKASSAR - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad mengatakan akan menjemput paksa tersangka kasus simulator korlantas Mabes Polri Irjen (Pol) Djoko Susilo, jika menolak panggilan pemeriksaan KPK. Bagi KPK semua warga negara sama di mata hukum dan seharusnya mendapat perlakuan yang sama.

Hal ini disampaikan Abraham Samad usai bersilaturahmi dengan sejumlah akademisi, aktivis LSM dan wartawan di warung kopi Phoenam Makassar, Rabu (22/8/2012).
 
Menurut Abraham, sejauh ini memang KPK belum memanggil tersangka Irjen (Pol) Djoko Susilo, namun jika tersangka tidak memenuhi panggilan KPK selama tiga kali, maka KPK akan melakukan upaya paksa untuk menjemput tersangka. “Sesuai aturan hukum jika seorang tersangka tidak memenuhi panggilan KPK maka berhak dilakukan upaya penjemputan paksa,” kata Abraham.
 
Abraham menambahkan, KPK tidak akan takut, sekalipun tersangka merupakan jenderal bintang tiga ataupun bintang empat. Sebelumnya Abraham juga telah menegaskan bahwa KPK tidak akan mundur sedikit pun untuk menangani kasus simulator Mabes Polri.

Sejauh ini, KPK telah menetapkan empat tersangka dalam kasus simulator yakni, Didik Purnomo, pejabat pembuat komitmen dalam pengadaan ini, sekaligus Wakil Ketua Korlantas Mabes Polri. Selain itu,  Sukotjo Bambang, Direktur  Utama PT Inovasi Teknologi Indonesia, Budi Susanto, Direktur utama PT  Citra Mandiri Metalindo Abadi, serta Irjen (pol) Djoko Susilo, Kepala Korlantas Mabes  Polri . (Rudi Gunawan/Sindo TV/ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

BERIKAN KOMENTAR ANDA

BACA JUGA »