PNS Polisi Kehutanan Riau Bantah Todongkan Pistol ke Guru SD

|

PEKANBARU - Seorang petinggi Dinas Kehutanan Provinsi Riau, SN, membantah telah menodongkan pistol ke seorang guru SDN 81 Pekanbaru. Guru bernama Nurbaiti tersebut merupakan wali kelas dari anak SN.

 

Ditemui Okezone, SN menjelaskan duduk perkara kejadian yang menghebohkan dunia pendidikan di Riau itu. Menurutnya, pada Senin, 26 November siang, dia datang ke sekolah setelah mengetahui anaknya disuruh pulang oleh Nurbaiti.

Dia mengakui saat itu membawa pistol, namun tidak ditodongkan ke arah Nurbaiti.

“Tidak ada saya mengancam pakai pistol. Saya bawa pistol ke sekolah itu karena mau tugas, jadi hanya kebetulan. Mana mungkin saya menghadapi perempuan pakai pistol,” kilah SN.

Dia mengakui menampar pipi Nurbaiti. Hal itu dilakukan karena anaknya lebih dulu dipukul pelaku.

“Dia kan seorang guru, masa menampar anak saya. Saya tidak terima, makanya saya balas menamparnya,” sambungnya.

Atas kejadian itu, SN menegaskan anaknya tidak mau bersekolah di tempat itu lagi. “Saya akan pindahkan anak saya ke sekolah lain,” tukasnya.

Seperti diketahui, peristiwa penamparan tersebut merupakan imbas dari kemarahan Nurbaiti terhadap anak pelaku yang duduk di kelas 5 SD. Nurbaiti meminta anak tersebut tidak ribut di dalam kelas. Namun permintaan itu tidak digubris sang anak. Karena kesal, Nurbaiti menghukum dan memulangkan anak tersebut. Permasalahan tidak selesai sampai di situ. Sang anak kembali lagi ke sekolah bersama ayahnya hingga peristiwa penganiayaan tersebut terjadi.

(ton)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Kemendikbud Gelar Upacara Hari Guru Nasional