Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Akbar Beri Ical Waktu Sampai Juli 2013

Tegar Arief Fadly , Jurnalis-Senin, 17 Desember 2012 |20:03 WIB
Akbar Beri Ical Waktu Sampai Juli 2013
Aburizal Bakrie (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar Akbar Tanjung membenarkan telah mengirimkan surat ke DPP Partai Golkar. Isinya menyarankan agar DPP menganalisa secara mendalam terkait majunya Aburizal Bakrie (Ical) sebagai calon presiden.

"Ada rapat rutin Wantim, kami mengirimkan catur sukses bagi DPP, isinya menyampaikan pikiran dan saran. Ada empat poin yaitu konsolidasi, kaderisasi, demokrasi demi kesejahteraan rakyat dan sukses di Pemilu 2014," kata dia saat dihubungi wartawan di Jakarta, Senin (17/12/2012).

Soal Pemilu 2014 menjadi pembahasan serius dalam rapat rutin tersebut. Dikatakan Akbar, pihaknya akan menagih janji DPP yang menargetkan perolehan suara di atas 30 persen dalam Pemilu nanti.

Jika memang Golkar nantinya benar-benar memperoleh 30 persen suara, maka partai berlambang pohon beringin itu tidak perlu melakukan koalisi dengan partai lain untuk mengusung Ical.

Namun Akbar memandang kondisi saat ini sangat jauh dari harapan tersebut. Oleh sebab itu, Akbar menyarankan dalam kurun waktu setahun pascadeklarasi (Juli 2013), elektabilitas Ical tidak meningkat, maka partai perlu melakukan kajian dan analisa mendalam.

"Kami melihat capres masih di bawah dan menyarankan setahun setelah deklarasi (Juli 2013) perlu dilakukan kajian dan analisis tentang elektabilitas capres. Kalau naik terus didorong, tapi kalau tidak naik perlu dipikirkan opsi dan langkah yang paling baik," terangnya.

Namun, Akbar mengaku jika pihaknya tidak merekomendasikan apapun terkait poin tersebut. "Kami tidak sebut opsi itu. Kita lihat dulu sampai setahun kedepan. Sampai saat ini belum ada tanggapan dari surat yang kami kirim," sambungnya.

Sementara itu dalam hal kaderisasi, Akbar menilai jika partainya saat ini belum dapat melaksanakan kaderisasi secara maksimal. Sebab kaderisasi yang dilakukan selama ini masih belum mendekati target yang ada.

"Kaderisasi belum berjalan sepenuhnya sesuai target. 100 kader setiap desa dan target DPP 10 juta, itu masih jauh. Ini penting dijalankan dan harus berkesinambungan," tutup Akbar.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement