JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merasa bangga dengan keputusan seorang pemuda berusia 35 tahun asal Garut, Jawa Barat, Agus Chaerudin, yang mengembalikan uang sebesar Rp100 juta ke pihak yang berwenang.
Menurut Ketua Fraksi PKS Hidayat Nurwahid, sikap seperti itu akan dijadikan sebuah tren dalam praktek bernegara. "Apa yang beliau lakukan bisa menjadi tren, spirit di birokrasi 2013. Budaya jujur masih ada di Indonesia . Kami ingin memulai berpolitik tahun 2013 dengan konstruktif, positif thinking dan mengembangkan kejujuran," ujarnya di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (1/1/2013).
Agus adalah seorang Office Boy (OB) sebuah bank di Bekasi. Setelah menemukan uang Rp100 juta, pria asal Garut ini langsung menyerahkanya ke pihak manajemen bank. Keputusan inilah yang membuat PKS memberikan apresiasi terhadap Agus.
Dalam kesempatan ini, Hidayat menambahkan bahwa sikap Agus dapat menjadi obat penawar dari image buruk Kabupaten Garut yang belakangan ramai dibicarakan publik karena ulah dari Bupati Aceng Fikri yang menikahi remaja hanya dalam waktu empat hari.
"Garut tidak hanya berisi Aceng. Garut juga berisi komitmen kejujuran seperti Pak Agus Chaerudin ini," tegasnya.
Senada dengan Hidayat, Presiden PKS Lutfi Hasan Ishaq menilai sikap seperti yang dilakukan oleh Agus dimana kejujuran sangat diutamakan, akan menjadi ikon politik PKS menghadapi tahun baru kali ini.
"Yang sering dilupakan adalah keteladanan dari masyarakat kita sendiri. Keteladanan dari wong cilik. Sering kali kita merasa teladan itu hanya untuk pemimpin. Tapi ada karakter dari masyarakat kita yang perlu dijadikan teladan oleh para pemimpin. Ini adalah contoh yang akan kita jadikan ikon tahun 2013 ini," terangnya.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.