Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kebelet Nyapres, Dahlan Iskan Sebaiknya Mundur dari Kabinet

Stefanus Yugo Hindarto , Jurnalis-Selasa, 29 Januari 2013 |15:20 WIB
 Kebelet <i>Nyapres</i>, Dahlan Iskan Sebaiknya Mundur dari Kabinet
A
A
A

JAKARTA- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan, menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon presiden pada pemilihan presiden 2014 mendatang. Pernyataan Dahlan itu, membuat kalangan istana gusar, lantaran rencana Dahlan itu dikhawatirkan mengganggu kinerja Kabinet Indonesia Bersatu jilid II di bawah pemerintahan presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Terkait hal itu, pengamat politik AS Hikam mengatakan, bila Dahlan Iskan ingin fokus untuk mencalonkan diri, sebaiknya Dahlan harus mundur dari kabinet.

“Lebih baik mundur, seperti pak SBY dulu pada zaman Megawati, karena untuk nyapres itu kan membutuhkan sosialisasi. Kalau Dahlan Iskan masih menjadi menteri tentunya akan mengganggu konsentrasi kerja, dan program-program kementerian,” kata Hikam saat berbincang dengan Okezone, Selasa (29/1/2013).

Hikam mengatakan, bila Dahlan Iskan terus ngotot untuk menjadi capres tanpa melepaskan jabatannya sebagai menteri BUMN, maka terlalu banyak resiko yang akan diterimanya.

“Saking kebeletnya, bisa-bisa dia salah langkah. Karena, tidak mungkin untuk mengambil kedua-duanya, capres iya, jadi menteri iya, tidak mungkin. Kalau Hatta Rajasa mungkin, karena Hatta Rajasa sudah memiliki mesin politik, yakni PAN,” kata Hikam.

Dikatakan Hikam, ada tiga syarat untuk menjadi presiden, yakni memiliki mesin politik, ketokohan yang kuat dan modal finansial. “Dahlan itu tak memiliki mesin politik, entah itu partai politik, ataupun ormas, jadi tantangannya untuk menjadi capres masih berat,” pungkas Hikam.

(Stefanus Yugo Hindarto)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement