JAKARTA - Komisioner Komnas Perempuan Andy Yentriyani meminta media massa menghentikan pemberitaan mahasiswi cantik yang ikut ditangkap KPK saat operasi tangkap kasus suap impor daging di Hotel Le Meredien.
“Komnas Perempuan meminta media untuk hentikan pemberitaan media yang eksploitatif atas mahasiswi M terkait dugaan suap mantan presiden PKS,” kata Andy Yentriyani dalam keterangannya, Sabtu (2/2/2013) malam.
Andy juga menyesalkan identitas perempuan berabut panjang yang diungkap oleh media terkait dugaan gratifikasi seksual. Karena dia menduga Maharani bisa saja menjadi korban trafiking.
“Media mestinya tidak mengungkap identitasnya dan sensitif bahwa dia bisa jadi korban, terutama trafiking untuk kepentingan gratifikasi seksual. Pemberitaan serupa ini juga dapat menempatkannya kehilangan masa depan karena moralitasnya dihakimi oleh publik,” tegasnya.
M ditangkap penyidik KPK, ketika sedang berdua dengan kolega Luthfi, Ahmad Fathanah di sebuah kamar Hotel Le Meridien. Sebelumnya, Ahmad Fathanah baru saja menerima uang Rp1 miliar dari dua petinggi PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, di kantor mereka di Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Uang Rp1 miliar itu diduga sebagai uang muka untuk Luthfi Hasan Ishaaq agar bisa meloloskan perusahaan itu sebagai importir daging sapi. Konon, suap itu sendiri bernilai Rp40 miliar.
(Tri Kurniawan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.