Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyelundupan 6 Wanita Digagalkan di Bandara Ngurah Rai

Rohmat , Jurnalis-Minggu, 03 Februari 2013 |21:07 WIB
Penyelundupan 6 Wanita Digagalkan di Bandara Ngurah Rai
Ilustrasi (Ist)
A
A
A

DENPASAR - Petugas menggagalkan upaya penyelundupan enam wanita asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTB) yang hendak diterbangkan ke Pulau Batam lewat Bandara Ngurah Rai, Bali.

Para wanita muda itu, diduga hendak dipekerjakan sebagai pembantu rumah tangga di Batam, Kepulauan Riau, lewat Bandara Ngurah Rai, Kuta namun keburu ditangkap petugas.

Keenam wanita itu yakni, Katrina Kali Ghobi(23) asal Mangganipi Kodi utara, Ade erwin Kondo (21) asal  Bla Cenge Kodi Utara NTT, Sofia Ambu Kaka (23) alamat  Mangganipi Kodi utara, Mariana Ina Kaka (20), Yuliana Pogo (23) asal Mangganipi,Kodi Utara dan Nuraini M Noor (28) asal Songgela, Jatiwangi, Bima (NTB).

"Kami amankan mereka pada Sabtu 2 Februari sekira pukul 09.45 Wita," ujar Kapolsek KP3 Udara, Kompol Ida Bagus Artha dihubungi, Minggu (3/1/2013).

Penangkapan dilakukan, setelah kepolisian di Bali berkoordinasi dan mendapat informasi dari Polda NTT, bahwa ada beberapa wanita muda bersama calo tengah terbang ke Bali.

Setelah mengantongi informasi dan identitas mereka, jajaran KP3 Udara Ngurah Rai langsung mengamankan enam korban dan dua orang lainnya begitu mendarat di bandara.  Mereka menjalani pemeriksaan sejak kemarin dan rencana diterbangkan kembali ke NTT, siang ini sekira pukul 11.10 Wita, dengan pesawat Garuda GA 438.

Dari pemeriksaan awal diketahui, ada orang terlibat dalam kasus ini yakni Anita laksono (21) asal Kelembu Weri Wawena Barat yang berperan sebagai pengantar. Satu pelaku lainnya  Aziz Suparto Mustafa (28) alamat Jalan PLN Desa Melati Kecamatan Waikabubak, sumba Barat, NTT berperan sebagai penghubung.

Berdasar pemeriksaan, kepergian mereka untuk dipekerjakan di Batam tidak dilengkapi dengan dokumen sah sehingga patut diduga merupakan korban tindak pidana perdagangan manusia (people smuggling).

"Tadi mereka sudah diterbangkan, dikawal dua petugas untuk penanganan lebih lanjut di Polda NTT," imbuh Artha.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement