nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga ABG Pantura Nyaris Dijual ke Bali

Toiskandar, Jurnalis · Selasa 20 Oktober 2015 12:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2015 10 20 525 1234782 tiga-abg-pantura-nyaris-dijual-ke-bali-L2pBZPtGsK.jpg (Toiskandar/Okezone)

INDRAMAYU - Petugas unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu Jawa Barat, berhasil menggagalkan kasus perdagangan manusia (trafficking) terhadap tiga remaja yang akan dipekerjakan sebagai wanita penghibur di salah satu kafe di Sanur, Bali.

Ketiga korban DA, AD dan SN, masih berusia 15 tahun. Mereka tidak menyadari jika menjadi korban trafficking. Perekrut ketiga remaja, Yudhistira Hardi, mendatangi korban dan menginming-imingi pekerjaan sebagai pelayan restoran dengan gaji besar.

“Bahkan kami juga diberi pinjaman uang sebesar Rp200 ribu rupiah,” kata slaah seorang remaja, DA, saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2015).

Dalam pemeriksaan, perekrut ketiga remaja ini mengaku, sudah beberapa kali merekrut gadis di bawah umur dari wilayah Cirebon dan Indramayu untuk dipekerjakan sebagai pelayan sekaligus pekerja seks komersial (PSK) di kafe tempatnya bekerja. Tersangka juga mengaku mendapat upah jutaan rupiah bila berhasil membawa gadis remaja ke Bali.

Sementara, Kapolres Indramayu, AKBP Wijonarko mengatakan, dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan satu unit mobil berplat nomor Bali, handphone, serta uang tunai Rp6 juta rupiah yang diduga digunakan tersangka untuk merayu dan menjerat korbannya.

“Polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kasus perdagangan manusia ini dengan memperdalam keterangan korban maupun tersangka. Tersangka akan dijerat undang-undang trafficking dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara,” ujarnya.

(fds)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini