JAKARTA - Menko Polhukam Djoko Suyanto mengapresiasi langkah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo yang membentuk tim investigasi dan mengungkap peristiwa penyerangan yang menewaskan empat terpidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta.
"Apresiasi yang tinggi kepada Kasad dan tim investigasi yang telah bergerak cepat sesuai instruksi presiden melalui panglima TNI dan Kapolri," kata Djoko dalam pesan singkatnya di Jakarta, Kamis (4/4/2013).
Djoko meminta Polisi Militer TNI AD terus melakukan penyidikan terhadap para tersangka pembunuh empat tahanan di LP Cebongan tersebut.
"Ini baru babak awal yang harus terus dilakukan penyidikan-penyidikan yang lebih tajam sebelum diajukan ke Mahkamah Militer," pungkasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, empat tahanan Polda DIY yang dititipkan di LP Cebongan tewas tertembus 31 peluru yang dimuntahkan para penyerang pada Sabtu 23 Maret lalu. Mereka adalah Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, Yohanes Juan Mambait, Gameliel Yermianto Rohi Riwu, dan Adrianus Candra Galaja.
Keempat orang yang dikenal sebagai kelompok Deki ini merupakan tersangka kasus pembunuhan anggota Kopassus, Sersan Satu Santosa, di Hugo's Cafe, beberapa waktu lalu.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.