LAMPUNG - Tergiur menjadi calon bupati, seorang pegawai negeri sipil di Bandarlampung tertipu hingga hampir Rp1 miliar. Pelaku menjanjikan korban menjadi bakal calon Bupati Mesuji pada pemilukada 2012 lalu.
Korban adalah Yulifan Nurullah (38) warga Telukbetung Utara, Bandarlampung, sedangkan pelakunya adalah Abon (44) warga Telukbetung Selatan.
"Korban dijanjikan oleh tersangka menjadi bakal calon bupati dalam Pemilukada Kabupaten Mesuji tahun 2012. Korban tertarik terhadap tawaran tersebut," kata Kapolres Bandarlampung Kombes Nurochman, Kamis (30/5/2013).
Tersangka kemudian meminta kepada korban untuk mentransfer uang sebanyak Rp1 miliar dengan alasan akan dipakai sebagai dana pemenangan Pemilukada dan operasional Tim Sukses.
Setelah uang tersebut ditransfer, Yulivan tidak kunjung masuk menjadi bakal calon bupati. Ketika ditagih tersangka juga selalu menghindar bahkan menghilang. "Uang korban juga tidak dikembalikan," tambahnya.
Merasa ditipu, korban kemudian melapor ke Polres Bandarlampung. Tersangka yang sempat buron akhirnya berhasil ditangkap akhir pekan lalu setelah diketahui sedang berada di kediamannya.
Tersangka menyangkal telah melakukan penipuan bermodus menjanjikan korban menjadi bakal calon bupati. Menurutnya uang sebanyak Rp1 miliar itu adalah pinjaman untuk usaha ekspedisi yang dijalankannya.
Kasus ini masih dalam penyelidikan Polres Bandarlampung. Tersangka terancam dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan.
(Risna Nur Rahayu)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.