Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Diserbu Warga, SPBU di Denpasar Batasi Pembelian

Rohmat , Jurnalis-Sabtu, 22 Juni 2013 |01:03 WIB
Diserbu Warga, SPBU di Denpasar Batasi Pembelian
antrian di SPBU (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)
A
A
A

DENPASAR - Pihak SPBU di Denpasar terpaksa memberlakukan pembatasan pembelian BBM jenis premium lantaran diserbu warga menjelang kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Ya sejak sore tadi, antrean roda dua dan empat cukup banyak sampai sekarang," ujar seorang petugas SPBU 54.803.32 di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Mengwi Badung, Jumat (21/6/2013)  malam.

Antrean panjang kendaraan roda dua dan empat di SPBU terjadi hingga pukul 22.30 Wita atau menjelang pengumuman kenaikan harga BBM oleh Menteri ESDM Jero Wacik.

Pihaknya hanya melayani pembelian maksimal Rp50 ribu untuk mobil dan Rp10 ribu untuk kendaraan roda dua.

Hal ini dilakukan untuk menghindari aksi borong warga atau pihak yang hendak memanfaatkan kenaikan harga BBM bersubsidi dari Rp4.500 ke Rp6.500.

Pihak SPBU mempersilkan kendaraan untuk membeli BBM lagi dengan cara kembali mengantre. Sehingga beberapa mobil sampai putar tiga kali di SPBU untuk bisa  membeli premium hingga Rp150 ribu.

"Ya mumpung belum naik, mending antri agak lama tidak apa bisa menghemat pengeluaran untuk beli BBM," ujar Imron pengemudi mobil Daihatsu Zebra warna silver.

Untuk memantau pembelian di SPBU tersebut tampak dua polisi berjaga-jaga mengatur arus kendaraan yang tengah antre di SPBU. Pemandangan antrian serupa hampir terjadi di banyak tempat di Denpasar dan sekitarnya seperti di Jalan Mahendradatta

Berbondong-bondong warga hendak membeli BBM kontan menimbulkan antrean panjang sehingga terjadi kekroditan arus lalu lintas dan kemacetan tak terhindarkan.

Kemacetan terjadi di SPBU Jalan By Pass Ngurah Rai, Nusa Dua, juga Jalan Sesetan, Denpasar di mana kemacetan bisa mencapai 1,5 kilometer akibat ramainya warga mengantri membeli BBM.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement