Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Fadli Zon: Pelanggaran HAM Itu Enggak Penting!

Fadli Zon: Pelanggaran HAM Itu Enggak Penting!
A
A
A

JAKARTA- Calon presiden (Capres) 2014 dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto terus diterpa isu miring terkait tudingan pelanggaran HAM yang dilakukannya pada 1998. Namun, hal itu dinilai takkan berpengaruh terhadap pencalonan Prabowo.

Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat Indonesia Raya (Gerindra), Fadli Zon mengklaim bahwa Gerindra telah melakukan survei ke masyarakat. Hasilnya, saat ini masyarakat sudah tak peduli dengan kasus tahun 1998.

"Kami sudah survei ke masyarakat, yang penting sekarang ini soal pangan, sembako, dan sejenisnya. Untuk soal pelanggaran HAM itu enggak dianggap penting oleh masyarakat," ujar Fadli Zon, Kamis (7/11/2013).

Dia pun mengatakan, kasus 1998 hanyalah senjata politik untuk tahun 2014. "Silakan saja kalau kasus ini dijadikan senjata politik di 2014, tapi kalau begitu kan artinya siapa yang menggunakan senjata itu, siapa yang memesan. Kita tidak khawatir," tegasnya.


Lebih lanjut, Fadli menegaskan isu kasus pelanggaran HAM tahun 1998 merupakan isu lama yang didaur ulang menjelang tahun politik 2014.

"Ini kan isu lama yang didaur ulang menjelang tahun politik, selalu dimanfaatkan tiap jelang Pilpres di 2004 dinaikkan lagi (isunya), di 2009 naik lagi walau enggak terlalu kencang, dan sekarang jelang 2014 naik lagi," ujar Fadli.

Menurutnya, Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo juga kerap mengklarifikasi terkait dengan kasus 98. "Seingat saya sekira lima atau enam kali pak Prabowo menggelar konpers, dan saya selalu mendampingi. Tapi kita tidak khawatir karena sudah clear. Pelaku kasus ini sudah diadili di mahkamah milliter, kenapa harus diadili di tempat lain? Kan sudah clear, ada yang dipenjara, ada yang dipecat," tegasnya. (ugo)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement