Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gerakan Dukung ISIS Resahkan Warga Malang

Hari Istiawan , Jurnalis-Selasa, 05 Agustus 2014 |03:55 WIB
Gerakan Dukung ISIS Resahkan Warga Malang
Warga Malang tunjukkan majalan ISIS Indonesia yang disebarkan (Foto: Hari Istiawan/Okezone)
A
A
A

MALANG - Warga Kota Malang meresahkan adanya gerakan terbuka deklarasi dan sosialisasi kelompok Ansharul Khilafah terhadap Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Malang. Bahkan undangan tersebut beredar di media sosial seperti facebook dan twitter.  
 
Deklarasi yang dilakukan 20 Juli lalu itu membuat warga yang mengetahui latar belakang dan apa itu ISIS bertindak dan berusaha menggagalkan rencana tersebut. Upaya itu sedikit berhasil karena deklarasi dukungan dan baiat batal digelar di tempat yang di rencanakan semula, yakni di Masjid Ibnu Sina, Jalan Veteran Kota Malang.
 
Aji Prasetyo, salah satu warga Malang yang berusaha menggagalkan rencana deklarasi ini mengatakan, meski gagal menggelar acara di Masjid Ibnu Sina, mereka bergeser ke arah Barat dan berkumpul di Masjid UMM.
 
"Saya berusaha ngrecoki dengan terus mengawasi dan mengambil gambar mereka dengan kamera," kata Aji Prasetyo, Senin (4/8/2014).
 
Selain itu, ada rekan Aji yang berpura-pura menjadi peserta kelompok ini. Hingga akhirnya mereka bisa berkumpul di sebuah masjid terpencil di Dusun Sempu, Desa Gading Kulon, Kecamatan Dau, Malang. Prosesinya juga digelar singkat dengan disertai bagi-bagi stiker, dan majalah, serta brosur yang menyeponsorinya.
 
Ia berharap aparat bertindak tegas karena ini merupakan ancaman bagi keberagaman di negara ini. "Kita resah dan harus bertindak ada suasana intoleran di Malang," katanya.
 
Dalam waktu dekat, Aji Prasetyo bersama rekan-rekannya akan menggelar semacam deklarasi atau konferensi menolak gerakan dukungan terhadap ISIS di Malang.
 
Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna mengakui mendapat laporan adanya dukungan gerakan ISIS di wilayah Wagir, Karangploso dan Dau. Untuk itu, pihaknya akan menggelar pertemuan Selasa besok untuk menyikapi hal ini.

(Misbahol Munir)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement