Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pihak Rumah Bersalin Bantah Bayi Kembar Siam Tewas di Inkubator

Muhammad Nur , Jurnalis-Rabu, 29 Oktober 2014 |04:19 WIB
Pihak Rumah Bersalin Bantah Bayi Kembar Siam Tewas di Inkubator
Pihak Rumah Bersalin Bantah Bayi Kembar Siam Tewas di Inkubator (ilustrasi)
A
A
A

MAKASSAR - Juru bicara Rumah Sakit Bersalin Bunda, Wira membantah adanya kesalahan medis yang menyebabkan seorang bayi tewas terpanggang di dalam inkubator.

Wira mengaku, perawatan bayi kembar siam yang sebelumnya sempat di rawat selama lima hari itu dilakukannya sesuai prosedur dan tidak merawat bayi kembar siam itu di dalam inkubator, melainkan dirawat di dalam boks bayi dengan suhu panas melalui lampu lima watt yang terpasang di bawah boks bayi tersebut.

Dia menambahkan, pihaknya memang melakukan perawatan khusus terhadap bayi kembar siam yang merupakan anak dari pasangan Muhammad Fadly dan Rafika, lahir secara perematur. Namun, Wira menegaskan, bentuk perawatan yang diberikan oleh pihak rumah sakit sudah sesuai dengan prosedur.

Saat ditanyakan apakah bayi kembar siam itu dirawat didalam inkubator/ juru bicara rumah sakit bunda ini tidak membenarkan hal itu/ karena

“Saat itu inkubator rumah sakit sedang rusak, hingga pihak rumah sakit merawat kedua bayi kembar siam itu di dalam satu boks bayi atau yang disebut dengan kuff dalam istilah medis dengan empat lampu berdaya lima watt sebagai suhu pengantar panas dan yang digunakan hanya dua lampu,” jelas Wira, Selasa (28/10/2014).

Setelah menjalani penanganan khusus didalam kuff atau di dalam boks bayi selama tiga hari di Rumah Sakit Bersalin Bunda, kedua bayi kembar siam yang lahir pada pukul 08.00 Wita itu akhirnya di rujuk ke Rumah Sakit Ibu dan Anak yang ada di Jalan Arief Rate, hingga akhirnya salah satu di antara bayi kembar siam itu mengembuskan nafas terakhir pada Jumat 24 Okotober lalu, akibat luka bakar di bagian punggung.(fid)

(Dede Suryana)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement