LONDON – Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama menyatakan tidak menyerah untuk memerdekan Palestina. Namun, Obama menyadari sangat sulit untuk mewujudkan memperjuangkan solusi dua negara.

"Bukan rahasia lagi bahwa kami sekarang menjalani masa yang sulit. Hasilnya, AS mengambil sikap keras dalam menangani permasalahan ini,” ungkap Obama dalam wawancara dengan Asharq al Awsat, media yang berbasis di London, Rabu (13/5/2015).
“Kami berharap Pemerintahan Israel dan Palestina membuktikan niat mereka–melalui kebijakan dan tindakan–berkomitmen untuk menjalankan solusi dua negara,” sambung orang nomor satu di AS itu.